Home > Ragam Berita > Nasional > Dalam Kepengurusan KONI Jakarta Yang Baru Dilantik Ada Nama Pengacara Buni Yani dan Mantan Napi Ujaran Kebencian

Dalam Kepengurusan KONI Jakarta Yang Baru Dilantik Ada Nama Pengacara Buni Yani dan Mantan Napi Ujaran Kebencian

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja melantik pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta periode 2017-2021 di Balai Kota, pada Selasa (20/2/2018).

Dalam Kepengurusan KONI Jakarta Yang Baru Dilantik Ada Nama Pengacara Buni Yani dan Mantan Napi Ujaran Kebencian

“Pengukuhan dan pelantikan Ketua Umum dan pengurus KONI DKI ini penting sekali karena ini awalan baru, babak baru, dan kepengurusan ini punya orientasi yang jelas,” ujar Anies dalam sambutannya.

Ada beberapa nama dalam kepengurusan KONI Jakarta yang baru ini yang sudah dikenal publik sebelumnya. Salah satunya adalah Aldwin Rahardian, yang diangkat menjadi sebagai Ketua Bidang Hukum KONI DKI.

Seperti diketahui, Aldwin merupakan kuasa hukum Buni Yani yang saat ini masih menjani sidang dengan dakwaan menyunting video pidato mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu, yang kemudian menjadi ramai.

Selama ini Aldwin memang diketahui aktif di kepengurusan Perbakin DKI Jakarta dan pernah ikut dalam Musorprov KONI DKI Jakarta.

Selain Aldwin, ada pula nama Jamran. Nama ini pernah ramai dibicarakan publik pada 2016 lalu setelah polisi mengamankannya bersama sang kakak, Rizal Kobar, dengan tuduhan makar sebelum aksi 212, 2 Desember 2016 lalu.

Sebelumnya Jamran memang pernah menduduki jabatan sebagai Ketua KONI Jakarta Utara.

Ada pula nama Novita Dewi yang sebelumnya pernah menjadi Wakil Ketua Bendahara Tim Kampanye Anies-Sandiaga.

“Ditugasin, saya diminta membantu,” terang Novita saat ditanya wartawan usai pelantikan.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Sandiaga Minta Polisi Usut Kasus Pencurian di Rumah Dinasnya

Sandiaga Minta Laporan Dinas UMKM Terkait Solusi Atasi Masalah PKL di Kota Tua

Jakarta – Momentum lebaran kerap dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima (PKL) untuk mengeremuni kawasan Kota ...