Home > Ragam Berita > Nasional > Viral, Video Oknum Polisi Lakukan Pungli dan Keluarkan Makian Kasar

Viral, Video Oknum Polisi Lakukan Pungli dan Keluarkan Makian Kasar

Jakarta – Belum lama ini beredar sebuah video yang kemudian menjadi viral, yang memperlihatkan dua orang oknum polisi melakukan pungutan liar kepada seorang pengendara motor.

Viral, Video Oknum Polisi Lakukan Pungli dan Keluarkan Makian Kasar

Dalam video berdurasi sekitar 3 menit ini disebutkan lokasi berada di kawasan Bandengan Utara, Jakarta Utara.

Salah satu polisi lalu lintas yang terekam dalam video itu bernama ‘Djaelani’, sedangkan yang lainnya bernama ‘Sariyanto’.

Kedua polisi ini menghentikan motor pengendara karena dinilai mengangkut barang yang melebihi kapasitas.

Oknum polisi bernama Sariyanto lantas meminta uang kepada pengendara motor tersebut.

“Sudah, kamu bayar 150 saja ya,” kata polisi itu.

“Jangan pak. Itu uang makan saya pak,” jawab si pengendara.

Sang pengendara motor lantas menawarkan uang sebesar Rp 50 ribu karena ia mengaku hanya itu yang dia punya.

Mendengar hal itu, Sariyanto justru memaki karena hanya dihargai ‘murah’.“

“Anjing kamu,” maki Sariyanto.

Korban yang merasa tidak terima lantas mempertanyakan maksud dari polisi tersebut memaki dirinya.

“Kok bapak menyebut saya seperti itu pak. Saya ini manusia pak,” tukasnya.

Meski Sariyanto sudah sempat meminta maaf, namun korban tetap mempersoalkan makian kasar tersebut.

Karena terus dipersoalkan, Sariyanto lantas meminta rekannya untuk membawa motor tersebut untuk disita karena pajaknya telah ‘mati’.

Pajaknya mati baru beberapa hari ini pak. SIM aja disita pak. Ini ada SIM saya. Masak motornya disita. Itu buat saya kerja cari makan pak,” pinta sang pengendara.

Berikut ini videonya:


(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Secara Khusus, Presiden Jokowi Ajak Zohri Berkeliling Istana Bogor

Secara Khusus, Presiden Jokowi Ajak Zohri Berkeliling Istana Bogor

Bogor – Baru-baru ini, juara dunia lari 100 meter, Lalu Muhammad Zohri mendapat kesempatan untuk ...