Home > Olahraga > Balap > Didominasi Pembalap Spanyol, Dorna : Kami Tidak Masalah

Didominasi Pembalap Spanyol, Dorna : Kami Tidak Masalah

Doha – Kompetisi MotoGP 2018 bakal segera bergulir pada 18 Maret di Sirkuit Losail, Qatar. Seri perdana tersebut akan menjadi tempat persaingan para pembalap dan tim dalam memperebutkan podium utama.

Didominasi Pembalap Spanyol, Dorna : Kami Tidak Masalah

Namun, di sisi lain persaingan MotoGP dalam beberapa musim terakhir didominasi oleh para rider asal Spanyol dan Italia. Hal itu terbukti dari 28 kemenangan diraih pembalap Spanyol dari total 54 kejuaraan Grand Prix.

Salah satunya adalah pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, yang berhasil merebut enam gelar juara dunia di semua kelas. Di pentas MotoGP, The Baby Alien -julukan Marquez- telah empat kali jadi yang terbaik pada musim 2013, 2014, 2016, dan 2017. Sisanya, ia menjadi juara 125cc pada 2010 dan juara Moto2 (250cc) pada 2012.

Pembalap berkebangsaan Italia, yakni Valentino Rossi merupakan salah satu legenda hidup hingga saat ini. Rider berjuluk The Doctor itu telah meraih sembilan gelar juara dunia sepanjang karier dunia balapnya. Ia menjadi juara dunia MotoGP pada 2001 (kelas 500cc saat ini MotoGP), 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, dan 2009. Sisanya, ia menyabet titel terbaik di kelas 125cc pada 1997 dan 250cc pada 1999.

CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta, mengatakan pihaknya tak mempermasalahkan dominasi rider dari Spanyol dan Italia di MotoGP. Namun, ia tetap meyakini sejumlah pembalap dari negara lain juga memberikan perlawanan, seperti Johann Zarco yang berpaspor Prancis.

“Saya katakan sekali lagi saya mengacu pada contoh sepakbola. Apakah ada yang melihat masalah di mana kebanyakan pemain adalah orang Argentina atau Brasil? Saya belum pernah mendengarnya dari Brasil atau Argentina yang mengeluhkannya,” ujar Ezpeleta, seperti dilansir Motofan, Senin (12/3/2018).

Ezpeleta menyebut Dorna terus mengembangkan kompetisi MotoGP mencakup seluruh belahan dunia. Ia menyampaikan pihaknya menjalani promosi dan memberikan kesempatan bagi pembalap Inggris dan Asia untuk tampil kompetitif di MotoGP.

“Saya pikir bahwa kritikan ini menyembunyikan kompleks inferioritas tertentu, seolah-olah kita menganggap orang-orang Spanyol dan Italia, kita tidak dapat memimpin, seolah-olah kita tidak percaya pada diri kita sendiri,” jelasnya.

“Pokoknya kami banyak berinvestasi dalam mempromosikan balapan dengan tujuan untuk menampilkan pembalap Inggris atau Asia. Kami mencoba untuk mentransfer pengalaman itu ke negara lain,” pungkasnya.

x

Check Also

Lorenzo Akui Sangat Senang Bisa Performa Motor Ducati

Lorenzo Tegasan Dirinya Bakal Tampil Kompetitif dengan Honda

Bologna – Jorge Lorenzo memberikan prediksi terkait peluangnya di kejuaraan dunia MotoGP musim 2019 bersama ...