Home > Ragam Berita > Nasional > KPU Tegaskan Tidak Ada UU untuk Wajibkan Jokowi Cuti saat Pilpres 2019

KPU Tegaskan Tidak Ada UU untuk Wajibkan Jokowi Cuti saat Pilpres 2019

Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan tidak ada dalam Undang-Undang yang mewajibkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk cuti ketika melaksanakan kampanye dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

KPU Tegaskan Tidak Ada UU untuk Wajibkan Jokowi Cuti saat Pilpres 2019

Komisi Pemilihan Umum

“Cek UU-nya. Masa presiden disuruh cuti? Ada enggak di UU-nya?” tutur Arief di Gedung Badan Pengawas Pemilu, Jakarta Pusat, Kamis (15/3/2018).

Hal itu, menurut dia, sesuai dengan Pasal 301 UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Dalam UU itu, disebutkan bahwa presiden dan wakil presiden yang telah ditetapkan sebagai capres dan cawapres dapat berkampanye dengan memperhatikan pelaksanaan tugas dan kewajiban sebagai presiden dan wakil presiden.

Sehingga, kata dia, tak ada dalam undang-undang yang mengharuskan presiden untuk cuti ketika Pilpres mendatang meskipun sebagai inkumben ia akan mencalonkan lagi.

“Kalau enggak disuruh cuti ya jangan disuruh-suruh cuti, nanti siapa yang akan memerintah,” kata dia.

Meski demikian, kata Arief, sampai saat ini belum ada Peraturan KPU terkait Pemilu 2019. Namun, ia memastikan bahwa lembaganya akan menjalankan apa yang terkandung dalam UU. “Apa yang ada di UU, akan kami laksanakan.”

Komisioner KPU Hasyim Asyari mengatakan nantinya persoalan kampanye oleh inkumben itu perlu diatur agar tidak mengganggu tugas-tugas kenegaraan. Dia menyebutkan sejauh ini, bukan kali pertama presiden inkumben mencalonkan lagi.

Baca juga: GNPF : Kami Siap Bantu Jokowi Fokus Bangun Ekonomi

Kondisi inkumben seperti Jokowi mencalonkan lagi, kata dia, pernah terjadi pada pilpres tahun 2004, yakni era Presiden Megawati Soekarnoputri. “Bahwa ada presiden dan wakil presiden yang masih aktif dan nyalon, dan dia kampanye ya boleh-boleh saja,” ujarnya.

“Asalkan, tetap diatur supaya tidak mengganggu tugas-tugas kenegaraan mereka,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Pengamat Menilai Prabowo-Sandi Harus Antisipasi Isu Mahar Politik

Pengamat Menilai Prabowo-Sandi Harus Antisipasi Isu Mahar Politik

Jakarta – Salah seorang Pengamat politik, Maksimus Ramses Lalongkoe baru-baru ini memberikan prediksinya terkait sejumlah ...