Home > Ragam Berita > Nasional > Sandiaga Uno Tegaskan Pemprov DKI Bakal Terbitkan Perda Air Tanah

Sandiaga Uno Tegaskan Pemprov DKI Bakal Terbitkan Perda Air Tanah

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan hingga saat ini Pemprov DKI belum punya regulasi yang mengatur penghentian eksploitasi air tanah di Jakarta. Kini DKI tengah menggodok pembuatan aturan yang bisa menghentikan penyebab utama penurunan permukaan tanah tersebut.

Sandiaga Uno Tegaskan Pemprov DKI Bakal Terbitkan Perda Air Tanah

Sandiaga Uno

“Harus yang paling kuat, Perda lah. Nanti kita lihat,” ujar Sandiaga Uno di Balai Kota, Jumat (16/3/2018).

Langkah Pemprov DKI membentuk Tim pengawasan terpadu penyediaan sumur resapan dan instalasi limbah serta pemanfaatan air tanah, kata Sandiaga Uno, mendapat apresiasi dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Untuk pertama kali Pemprov DKI dinilai serius menangani penyedotan air tanah.

“Dia pindah ke sini tahun 1993, ini inisiatif yang pertama dan tegasnya bukan hanya tegas ke perumahan tapi juga ke yang besar-besar yang selama ini tidak tersentuh. Jadi bukan seperti pisau hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Ini betul-betul kita enforce, kami laksanakan,” kata Sandiaga Uno.

Tim tersebut dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 279 tahun 2018 yang ditandatangani pada 6 Februari 2018. Anggota tim berasal dari unsur Dinas Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perindustrian dan Energi, Satpol PP, Dinas Sumber Daya Air, dan eksternal dari Balai Konservasi Air Tanah.

Baca juga: Kemenkum HAM Berikan Remisi saat Perayaan Hari Raya Nyepi 2018

Sementara itu, razia pertama yang dilakukan oleh tim dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Hotel Sari Pan Pasific pada 12 Maret 2018. Setelah dilakukan razia serta ditemukan tiga pelangaran, Anies Baswedan akan mengirim surat teguran ke pengelola Hotel Sari Pan Pacific yang melanggar peraturan daerah tentang sumur resapan, instalasi pengolahan limbah dan pemanfaatan air tanah.

“Pak Gubernur bilang tujuannya kan bukan mau menghukum tapi lebih pada nganter pesan aja dulu supaya semua gedung-gitu ngikutin aturan kan gitu,” ujar Asisten Pembangunan Pemerintah Provinsi DKI Gamal Sinurat di Jakarta. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Citilink Bantah Kabar Pesawatnya Hilang dari Radar

Citilink Bantah Kabar Pesawatnya Hilang dari Radar

Surabaya – Maskapai penerbangan Citilink Indonesia membantah kabar bahwa pesawatnya dengan nomor penerbangan QG 801 ...