Home > Ragam Berita > Nasional > PKS Tak Mendapat Jaminan Kursi Cawapres Untuk Prabowo

PKS Tak Mendapat Jaminan Kursi Cawapres Untuk Prabowo

Jakarta – Dalam perhelatan Pilpres 2019 mendatang, Partai Gerindra bakal kembali berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres).

PKS Tak Mendapat Jaminan Kursi Cawapres Untuk Prabowo

Namun, meskipun kedua partai tersebut berkoalisi, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengungkapkan belum tentu PKS bakal mendapatkan jatah kursi calon wakil presiden (cawapres).

“Enggak, kami dengan PKS itu sudah masuk level kesadaran politiknya enggak harus begitu (cawapres dari PKS). Kami sudah latihan kerja sama politik di pilkada DKI Jakarta dan lainnya. Yang terpenting pasangan calon yang kita dukung memang dapat memenuhi beberapa prinsip perjuangan dan syarat kelayakan suara,” kata Ferry di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, kemarin.

Sebagaimana yang diberitakan, PKS telah menyiapkan sembilan kader untuk diusung baik menjadi capres maupun cawapres dalam Pilpres 2019, yakni Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Irwan Prayitno, Sohibul Iman, Salim Segaf Al Jufri, Tifatul Sembiring, Muzammil Yusuf, dan Mardani Ali Sera.

Ferry mengatakan bahwa belum ada nama kuat yang bakal diajukan untuk mendampingi Prabowo. Ferry melanjutkan, Prabowo bakal menjawab permintaan dari 34 DPD Gerindra agar maju lagi sebagai capres pada awal April.

“Kalau stok wakil (presiden) kami banyak, mulai dari Gatot Nurmantyo, Pak Anies (Baswedan), dan lainnya. Tetapi itu nantilah,” ujar Ferry.

“Prabowo akan menyatakan kesediaannya menjadi capres. Harapan dari internal Gerindra begitu. Mudah-mudahan minggu pertama atau kedua (April),” ungkap Ferry.

Bekerja sama dengan PKS sebagai rekan, koalisi PKS-Gerindra bakal mengumpulkan 113 kursi di parlemen atau memenuhi syarat untuk mengajukan capres. Walaupun demikian, Ferry melanjutkan Gerindra membuka pintu seluas-luasnya bagi partai lain untuk ikut mengusung Prabowo.

“Dengan PKB, Demokrat, atau partai-partai lain yang kemarin sudah ikut mendukung SBY, tetapi ada gelagat calonnya enggak bakal dipilih jadi cawapresnya Jokowi. Kami terus membuka komunikasi,” tandas Ferry.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Permohonan Buka Bokir Rekening Setya Novanto Tidak Dikabulkan Hakim

Permohonan Buka Bokir Rekening Setya Novanto Tidak Dikabulkan Hakim

Jakarta – Dalam salah satu poin putusan yang dibacakan Majelis Hakim terhadap terdakwa Setya Novanto ...