Home > Ragam Berita > Nasional > Polda Metro Jaya Imbau Seluruh Anggotanya Tindak Tegas Penjual Miras Oplosan

Polda Metro Jaya Imbau Seluruh Anggotanya Tindak Tegas Penjual Miras Oplosan

Jakarta – Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis telah menginstruksikan semua jajaran polsek, polres di wilayah hukumnya agar menindak tegas pengedar dan penjual miras oplosan. Terkait hal itu, Polres Metro Jakarta Utara, langsung bergerak dengan menangkap pelaku pengoplos miras oplosan.

Polda Metro Jaya Imbau Seluruh Anggotanya Tindak Tegas Penjual Miras Oplosan

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febriansyah mengatakan, pelaku yang ditangkap berinisial YAB telah melakukan pengoplos miras. Di mana miras oplosan telah dioperasikannya sejak September 2016 silam.

“Jadi, omzet yang didapatkannya pun diprediksi hingga ratusan juta rupiah. Satu botol miras dijual ke distributor dengan harga sekitar Rp25 ribu,” kata Febri di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/4/2018).

Selain itu, lanjut dia, pihaknya telah mengamankan barang bukti milik pelaku berupa satu tangki torrent berukuran 250 liter, tiga unit mesin pres tutup botol, sejumlah botol siap pakai. Serta bahan kimia campuran miras seperti zat pewarna, perasa, alkohol murni, dan gula. “Pelaku ini tergolong home industri,” tuturnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga mengamankan miras sebanyak 4.314 botol. Ribuan botol miras tersebut disita dari enam Polsek di Jakarta Utara. “Miras yang disita kebanyakan tidak mengantongi izin BBPOM dan izin edar.

Baca juga: Luhut Lakukan Pertemuan dengan Prabowo, PPP : Tentu Itu Bahas Banyak Hal

Kita mengamankan, satu tersangka berinisial ST diamankan lantaran menjual aneka jenis miras seperti Vodka, Whisky dan Brandi tanpa izin edar,” ungkapnya.

Para pelaku, akan dikenakan Pasal berlapis, yakni Pasal 62 UU RI Nomor 8 Tahun 1999 tetang perlindungan konsumen dan Pasal 137 UURI Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan. “Kita nanti akan koordinasikan dengan BPOM untuk mengetahui kandungan miras tersebut,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Selama 3 Tahun, Bos First Travel Mendapat Gaji Rp 1 Miliar Per Bulan

Selama 3 Tahun, Bos First Travel Mendapat Gaji Rp 1 Miliar Per Bulan

Jakarta – Kasus penipuan biro perjalanan Haji dan Umroh First Travel hingga saat ini masih ...