Home > Olahraga > Balap > Dovizioso Akui Sangat Bahagia lantaran Jadi Rider Andalan

Dovizioso Akui Sangat Bahagia lantaran Jadi Rider Andalan

Santiago Del Estero – Meski pada awalnya Andrea Dovizioso tidak diproyeksikan untuk menjadi pembalap yang sangat diandalkan oleh Tim Ducati Corse, namun hasil impresif yang didapat pembalap berjuluk The Little Dragon itu pada musim lalu telah mengubah segalanya. Menjadi andalan dan diharapkan memperoleh hasil gemilang saat balapan, Dovizioso pun merasa bahagia.

Dovizioso Akui Sangat Bahagia lantaran Jadi Rider Andalan

Maklum saja, sebelum ini Ducati mengalami periode yang buruk, di mana mereka selalu tak bisa tampil kompetitif sejak ditinggal oleh Casey Stoner pada akhir musim 2010. Maka dari itu, pihak manajemen Ducati berpikiran apabila sekiranya mereka merekrut Lorenzo menjadi pembalap utama, maka hal itu akan membuat prestasi Ducati kembali melonjak.

Tak tanggung-tanggung, untuk bisa menarik perhatian Lorenzo bergabung dengan Ducati, tim pabrikan asal Italia itu pun menyodorkan gaji senilai 12 juta euro per musim kepada sang pembalap. Jumlah tersebut tentunya sangat jauh berbeda dengan gaji yang diterima oleh Dovizioso yang hanya 2 juta euro per musim.

Meski demikian, pada faktanya justru Dovizioso yang mampu kembali mengangkat citra dan performa Ducati lantaran pada musim 2017 ia menjadi runner-up kejuaraan. Kini, saat dirinya menjadi andalan dan diharap-harapkan memenangkan balapan oleh para fans, Dovizioso hanya bisa berbahagia lantaran kerja kerasnya selama ini terbayarkan.

Dovizioso pertama kali bergabung dengan Ducati Corse adalah pada musim 2013. Di musim perdananya tersebut, pembalap asal Italia itu tak satu kali pun finis di posisi podium. Bahkan, hingga musim 2016, Dovizioso baru memenangkan balapan sebanyak satu kali bersama Ducati. Namun, kini tentu berbeda karena Dovizioso merupakan tulang punggung utama Ducati Corse.

“Saya senang menjadi titik sentral untuk Ducati. Itu merupakan tujuan saya, utamanya setelah bertahun-tahun, di mana kami juga mengalami banyak kesulitan,” ucap Dovizioso sebagaimana diberitakan Autosport pada Sabtu (7/4/2018).

“Sekarang, untuk bisa menjadi pembalap Ducati dan memenangkan kepercayaan mereka, yang di masa lalu tidak seperti sekarang, bagi saya sangat puas,” pungkas Dovizioso. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Rins Tatap MotoGP Jepang 2018 dengan Optimistis

Rins Tatap MotoGP Jepang 2018 dengan Optimistis

Motegi – Pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, menatap MotoGP Jepang 2018 dengan penuh optimisme. Sebab, ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135