Home > Ragam Berita > Nasional > Luhut Akui Sempat Menyinggung Pilpres Dalam Pertemuannya Dengan Prabowo

Luhut Akui Sempat Menyinggung Pilpres Dalam Pertemuannya Dengan Prabowo

Jakarta – Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menanggapi keputusan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang hingga kini masih belum mendeklarasikan diri dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Ia menilai bahwa Prabowo tengah mempertimbangkan banyak hal sebelum mendeklarasikan diri.

Luhut Akui Sempat Menyinggung Pilpres Dalam Pertemuannya Dengan Prabowo

Luhut melanjutkan bahwa Prabowo tengah mempertimbangkan dan menghitung dengan cermat, kapan waktu yang tepat untuk melakukan deklarasi. Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan pernyataan Prabowo kepada dirinya dalam pertemuan di sebuah restoran di Jakarta, akhir pekan lalu. Namun, Luhut enggan menceritakan lebih rinci terkait dengan pertimbangan-pertimbangan yang tengah dilakukan oleh Prabowo.

“Banyak yang menjadi pertimbangan internal beliau. Saya tidak perlu ceritakan di sini. Biar aja, kalaupun beliau maju sebagai calon presiden, saya kira itu bagus,” kata dia menjawab pertanyaan wartawan usai pembukaan Rapat Koordinasi Bidang Nasional (Rakorbidnas) III Kemaritiman PDI Perjuangan, di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Ahad (8/4).

Dalam kesempatan tersebut, awak media menanyakan seputar pertemuan antara Luhut Binsar Pandjaitan dengan Prabowo Subianto. Luhut mengungkapkan bahwa dirinya dan Prabowo merupakan teman lama dan sama-sama berlatar belakang TNI. Oleh karena itu, jika sering bertemu adalah sesuatu yang wajar bagi mereka.

“Pada pertemuan itu, kami bicara banyak hal dan ada yang lucu-lucu,” katanya.

Politikus senior Partai Golkar ini melanjutkan, yang utama, Prabowo menginginkan agar negara ini bisa dikelola dengan baik. Selanjutnya, topik mengenai Pilpres 2019 pun juga sempat dibahas oleh keduanya. Namun, Luhut menegaskan dia tidak mendorong Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon presiden. Akan tetapi, dia menyatakan, kalau Prabowo maju sebagai calon presiden adalah langkah baik.

“Saya tidak mendorong beliau (Prabowo-red), tetapi kalau beliau mau maju ya maju saja. Saya kira itu bagus,” kata Luhut.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan, Partai Gerindra masih mempertimbangkan sejumlah hal sebelum mendeklarasikan dukungan terhadap Prabowo untuk maju sebagai calon presiden pada pemilu presiden 2019.

“Yang menentukan semua Tuhan Yang Maha Esa. So anything is possible,” kata Hashim di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu, (28/3/2018).

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Jusuf Kalla Nilai Kinerja Kabinet Terganggu dengan Aktivitas Menteri yang Nyaleg

Jusuf Kalla Nilai Kinerja Kabinet Terganggu dengan Aktivitas Menteri yang Nyaleg

Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, menteri-menteri yang maju sebagai calon anggota legislatif ...