Home > Ragam Berita > Ekonomi > BI Minta Masyarakat Tidak Panik Atas Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

BI Minta Masyarakat Tidak Panik Atas Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Jakarta – Karena Dollar yang terus naik hingga menembus level Rp 13.900, kali ini Bank Indonesia (BI) angkat suara dengan meminta masyarakat tidak panik atas kejadian ini.

BI Minta Masyarakat Tidak Panik Atas Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Agusman selaku Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI berkata bahwa “Kita minta masyarakat jangan panik, ini kan karena faktor global, dan bukan hanya (mata uang) di kita, dunia juga,”

Agusman menyebutkan, rupiah bukan menjadi mata uang satu-satunya yang terkapar tak berdaya menahan keperkasaan dolar AS.

Per Jumat (20/4/2018). Perkembangan beberapa nilai tukar mata uang negara seperti Filipina peso depresiasi -4% (year-to-date/YTD), India rupee pun -3,38% (YTD), Turkish lira -6,54% (YTD), Brasil real -2,81% (YTD), dan Indonesia -2,23% (YTD). Sedangkan yang apresiasi adalah Tailand baht sebesar 4,01%, dan Malaysia ringgit sebesar 3,82%.

“Jadi hampir semua currency, year to date banyak sekali yang di atas kita depresiasinya,” jelas dia.

Namun Agusman berkata bahwa bank sentral akan terus melakukan intervensi agar nilai tukar rupiah tetap stabil dengan selalu berada di pasar.

“Jadi memang kita paham dengan kejadian ini, tapi kita minta semua untuk bersama-sama dan kita tetap berada di pasar, dan kita harap bisa atasi situasi ini, karena ini faktor global, faktor global ini kan di luar kuasa kita,” tutup dia.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Akibat Pencurian Listrik, PLN Rugi Rp 10 Triliun per Tahun

Akibat Pencurian Listrik, PLN Rugi Rp 10 Triliun per Tahun

Jakarta – Kasus pencurian listrik yang masih saja ditemukan menjadi pekerjaan rumah bagi PT Perusahaan ...