Home > Ragam Berita > Nasional > Polri Akui Kerap Alami Kesulitan saat Meminta Kerja Sama Facebook

Polri Akui Kerap Alami Kesulitan saat Meminta Kerja Sama Facebook

Jakarta – Polri menilai Facebook masih belum menunjukkan sikap kooperatif pada Polri. Dalam hal ini, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan, Polri kerap mengalami kesulitan ketika meminta kerja sama dengan Facebook.

Polri Akui Kerap Alami Kesulitan saat Meminta Kerja Sama Facebook

Polri

Terkait kasus dugaan kebocoran data pengguna, Setyo mengatakan bahwa Facebook masih meminta waktu untuk mengumpulkan data usai memberi keterangan pada Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri pada Rabu (18/4). “Dia masih minta waktu kalau dia (Facebook) mau kerja sama, cepat dia,” kata Setyo pada Rabu (25/4/2018).

Setyo pun berharap agar Facebook segera merampungkan hasil audit sistem yang menurutnya saat ini sedang dilakukan Facebook. Sehingga, hasil audit tersebut pun dapat disampaikan ke masyarakat dan Polri dapat segera mengambil sikap.

Selain itu, Setyo juga mengungkapkan sulitnya bekerja sama dengan Facebook dalam hal pemberantasan hoaks. Ia mencontohkan, sebuah akun yang mengatasnamakan Polri pernah dibuat oleh pengguna Facebook dengan nama Divhumas Polresta Solo. “Mana ada? Divhumas cuma ada di Mabes Polri,” ucap Setyo.

Sebab itu, Polri pun segera meminta Facebook untuk mematikan akun tersebut. Namun, proses tersebut menurut Setyo lama karena parameter berbeda yang digunakan media sosial asal Amerika Serikat tersebut. Setyo menyesalkan proses tersebut memakan waktu sampai empat hari, meskipun yang meminta langsung adalah Mabes Polri.

“Harusnya dia cepat dong, yang minta Mabes Polri jelas, kita yang punya otoritas masa nggak dipercaya. Sampai sekarang masih belum kooperatif,” kata Setyo. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Sandiaga Yakin Penjualan Saham Perusahaan Bir Bakal Disetujui DPRD

Sandiaga Yakin Penjualan Saham Perusahaan Bir Bakal Disetujui DPRD

Jakarta – Mengenai keputusan Pemerintah DKI melepas saham PT Delta Djakarta sebesar 26,2%, Sandiaga menilai ...