Jakarta – Sikap Fadli Zon dan Fahri Hamzah yang sering mengkritik pemerintah mendapat sindiran dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Tjahjo menyampaikan sindiran tersebut ketika dia mengenang perjalanan karir sewaktu masih menjadi anggota DPR RI.

Mendagri Sindir Polling Fadli Zon Yang Memenangkan Prabowo

Menurut Tjahjo, menjadi DPR adalah jabatan dan pekerjaan paling nikmat di dunia. Hal tersebut berdasrkan karena mendapatkan gaji besar dan bebas mengkritik pemerintah.

“Saya 1986 terpeleset jadi anggota DPR RI. Selama 6 periode duduk sebagai DPR RI. Mau teriak-teriak, mau kritik bebas. Itu namanya oposisi,” katanya di Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Politisi dari PDIP tersebut memberi contoh seperti Fadli Zon dan Fahri Hamzah. Pasalnya, kedua pimpinan DPR tersebut diketahui memang seringkali memberikan kritik terhadap setiap kebijakan dari pemerintah. Bahkan, Tjahjo memberikan sindiran untuk Fadli Zon terkait dengan membuat survei antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

“Kaya Fadli Zon mau ngomong apa aja silakan. Yang benar, salah,” ujarnya.

“Fadli Zon bikin polling sendiri. Kalau Pilpres hari ini, Pak Prabowo 72 persen dan Pak Jokowi 28 persen. Mungkin dia balik. Ya tidak ada masalah, wong dia polling sendiri,” tegasnya.

Dirinya menilai bahwa hasil dari survei tersebut belum tentu benar adanya, ada kemungkinan justru berbanding terbalik. Menurut Mantan Sekjen PDIP tersebut, hal itu adalah sesuatu yang biasa di dalam proses demokrasi. Hanya saja, dia berpesan kepada siapapun agar tetap memperhatikan etika ketika ingin mengkritik kebijakan pemerintah.

“Mengkritik harus yang benar jangan menghujat, memfitnah, jangan menghina. Fadli zon sama Fahri mengkritik setiap hari. Silakan emang tugas dia oposisi. Tapi jangan memfitnah jangan menghina jangan menghujat. Ada etika-etika nya ketatanegaraan yang baik,” tutupnya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)