Home > Ragam Berita > Nasional > Stop Jadikan Anak Sebagai Tameng Untuk Lakukan Aksi Biadab Pengeboman

Stop Jadikan Anak Sebagai Tameng Untuk Lakukan Aksi Biadab Pengeboman

Surabaya – Fakta dibalik insiden bom di beberapa kawasan di Surabaya, ternyata ada yang mengejutkan dimana korban berjatuhan pada sosok anak-anak tak berdosa, baik di pihak korban maupun pelaku pemboman. Di pihak pelaku, anak-anak tak berdosa itu dipaksa ikut bunuh diri dengan dililit rangkaian bom di sekujur badannya bersama orangtuanya, mendekati sasaran.

Stop Jadikan Anak Sebagai Tameng Untuk Lakukan Aksi Biadab Pengeboman

Sedangkan untuk dipihak jamaah gereja, anak-anak yang sedang pergi bersama kedua orangtuanya untuk beribadah itu menjemput ajal akibat ledakan bom. Tak hanya itu, hal sama juga terjadi pada anak-anak pelaku pembom yang mendekatinya.

Seperti yang telah diketahui, pelaku dari salah satu bom gereja adalah seorang ibu dengan 2 orang anaknya.

Ketiga orang ini memakai sabuk bom yang dililitkan di pinggangnya. Kapolri Jendral Tito Karnavian mengungkapkan, jenis bom ini membuat bagian perut terduga pelaku tidak utuh.

Saat ditemui di RS Bhayangkara kemarin, Jenderal Tito berujar bahwa “Sementara bagian atas tubuh dan bagian kaki, relatif masih utuh,”

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Jusuf Kalla Lakukan Peninjauan Lokasi Bencana di Lombok

Jusuf Kalla Lakukan Peninjauan Lokasi Bencana di Lombok

Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla berangkat menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meninjau ...