Home > Ragam Berita > Nasional > Polisi Ungkap Sosok Penggalang Dana Dalam Aksi Teror Bom di Surabaya

Polisi Ungkap Sosok Penggalang Dana Dalam Aksi Teror Bom di Surabaya

Jakarta – Banyak pihak yang setuju bahwa jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) adalah dalang dari beberapa insiden teror bom beberapa waktu kebelakang. Hingga saat ini, yang masih meninggalkan cerita ialah bagaimana posisi-posisi strategis dalam organisasi tersebut terstruktur secara rapi.

Polisi Ungkap Sosok Penggalang Dana Dalam Aksi Teror Bom di Surabaya

Mulai penggalangan dana, pembuatan bahan baku bom, hingga perakitan bom. Karena itu, beragam bom di Surabaya pada Minggu dan Senin lalu berhasil dieksekusi dengan baik.

Mengenai hal ini, Irjen Machfid Arifin selaku Kapolda Jatim mengatakan bahwa keluarga Dita, Anton Febrianto, dan Tri Murtiono rutin bertemu setiap minggu dalam beberapa bulan terakhir. Dita adalah kepala keluarga yang melakukan penyerangan ke tiga gereja Minggu lalu. Anton tewas karena bom yang disimpan di rumahnya meledak sendiri pada Minggu malam. Adapun Tri adalah kepala keluarga pengebom Mapolrestabes Surabaya.

“Pertemuan rutin, pengajian, di rumah Dita,” kata Machfud.

Pertemuan yang diselenggarakan tiga keluarga itu bersifat eksklusif. Tidak ada satu orang pun di luar tiga keluarga tersebut yang diperbolehkan ikut. Mereka memiliki dua guru ngaji. Keduanya sedang diburu tim gabungan Densus 88 dan Ditreskrimum Polda Jatim. Diduga kuat, mereka juga termasuk pentolan JAD di Jatim.

“Anggota di lapangan. Doakan saja segera tertangkap,” ucap Machfud.

Sedangkan Irjen Setyo Wasisto mengungkapkan bahwa Budhi juga punya peran khusus sebagai pengumpul dana.
“Perannya adalah penampung dana yang digunakan kelompok JAD Surabaya,” imbuh Setyo.

Peran tersebut dijalankan Budhi sesuai arahan Dita.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Ngabalin Diangkat Jadi Komisaris BUMN, Gerindra : "Jangan Bagi-bagi Kue"

Ngabalin Diangkat Jadi Komisaris BUMN, Gerindra : “Jangan Bagi-bagi Kue”

Jakarta – Perihal pengangkatan Ali Mochtar Ngabalin menjadi anggota dewan komisaris Angkasa Pura I beberapa ...