Home > Ragam Berita > Nasional > Inilah Alasan PN Jakarta Selatan Tidak Kabulkan Praperadilan MAKI

Inilah Alasan PN Jakarta Selatan Tidak Kabulkan Praperadilan MAKI

Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan MAKI terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun anggaran 2010 di PT Pelindo II dengan tersangka RJ Lino. MAKI menggugat KPK dengan tudingan bahwa lembaga antirasuah itu telah menghentikan penyidikan kasus tersebut.

Inilah Alasan PN Jakarta Selatan Tidak Kabulkan Praperadilan MAKI

ilustrasi

“Dalam pokok perkara, menyatakan bahwa permohonan pemohon tidak dapat diterima,” kata hakim Ahmad Guntur saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (17/5/2018).

Berdasarkan pemeriksaan dalam persidangan, hakim menilai MAKI tidak dapat menunjukkan bukti bahwa KPK menghentikan penyidikan kasus tersebut. Hakim menilai bukti yang diajukan oleh MAKI tidak dapat dipertimbangkan. Salah satu bukti yang diajukan MAKI adalah pemberitaan di media.

“Dari bukti-bukti yang diajukan oleh pemohon, tidak ada satu pun yang membuktikan bahwa termohon telah menetapkan atau termohon telah membuat surat yang menyatakan bahwa telah mengehentikan penyelidikan terhadap RJ Lino sebagai mana yang dimaksud pemohon, melainkan bukti-bukti yang diajukan dengan putusan-putusan serta berita-berita media massa yang menurut hakim tidak bisa dijadikan pedoman untuk membuktikan dalil dikemukakan pemohon,” papar hakim.

Selain itu, hakim menilai bahwa justru KPK bisa menunjukkan bukti bahwa penyidikan tidak dihentikan. Menurut KPK, penyidikan kasus tersebut masih dalam proses.

Baca juga: Presiden Jokowi Berharap Umat Muslim Jalankan Ibadah Puasa dengan Damai

“Sebagaimana jawaban termohon (KPK) bahwa penyidikan tersebut masih berlangsung dengan mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan untuk pembuktian dalam perkara pokok kepada tersangka yang bersangkutan, maka menurut hakim tidak terbukti adanya penghentian yang dimaksud oleh pemohon,” ujar hakim.

“Menimbang bahwa dari pertimbang di atas hakim pra peradilan berpendapat. Pemohonan pra peradilan yang diajukan oleh Boyamin (pemohon) tidak dapat diterima,” imbuh hakim. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Hanum Rais Merasa Mendapat Pahala Usai Film Hanum dan Rangga Jadi Tertawaan Netizen

Hanum Rais Merasa Mendapat Pahala Usai Film Hanum dan Rangga Jadi Tertawaan Netizen

Jakarta – Hujatan dari netizen saat ini mengarah kepada film Hanum dan Rangga yang diangkat ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135