Home > Ragam Berita > Nasional > Inilah Tanggapan Sandiaga Uno Terkait Pelepasan Saham Pabrik Bir

Inilah Tanggapan Sandiaga Uno Terkait Pelepasan Saham Pabrik Bir

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi keberatan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, terkait pelepasan saham milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di perusahaan bir PT Delta Djakarta. Sandi memastikan proses pelepasan saham bisa dipertanggungjawabkan.

Inilah Tanggapan Sandiaga Uno Terkait Pelepasan Saham Pabrik Bir

“Jadi saya sudah dua hari ke paripurna mencari Pak Pras karena yang lain sudah saya beritahu secara lisan. Saya sudah berbicara dengan Bu Yuke dari PDIP, saya ingin bicara sama Pak Pras tapi belum ada, di telponin nggak masuk-masuk,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis (17/5/2018).

Sandi ingin jelaskan bahwa deviden yang diterima terakhir sekitar Rp38 miliar sedangkan nilai yang dibidik dengan tim di atas Rp1 triliun. “Perlu waktu sekitar 50 tahun untuk kita mencapai angka Rp1 triliun yang ‘time value of money’, karena ini tiap tahun kalau dihitung di depan 10, 15, 20 tahun ke depan itu panjang sedangkan ini ada ‘time value of money’,” kata Sandiaga.

Sedangkan sekarang bisa gunakan dana tersebut buat begitu banyak pembangunan yang bisa dirasakan masyarakat langsung, katanya. “Tentunya daripada diluar DKI tidak langsung bersinggungan kepada masyarakat kita ingin tentunya mendapatkan dividen yang halalan toyiban. Nah karena kita terkendala di situ pihak perusahaan menginginkan kejelasan,” ujarnya.

Baca juga: Inilah Alasan PN Jakarta Selatan Tidak Kabulkan Praperadilan MAKI

Sementara itu, Pemprov DKI sampaikan kejelasan dengan ini mereka bisa ekspansi dan menciptakan lapangan kerja. Itu yang ingin disampaikan dan prosesnya baru saja dimulai dan baru dapat keputusan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. “Dan menyetujui secara konkret untuk melepas saham tentunya nanti selain daripada DPRD kota akan koordinasi dengan OJK, BI, pihak – pihak terkait seperti penasehat keuangan, KJPT, notaris, konsultan hukum untuk memastikan prosesnya transaparan, kredibel dan bisa dipertanggung jawabkan,” jelasnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Gelapkan Puluhan Motor, Dua Ibu Rumah Tangga Ini Diringkus Polisi

Gelapkan Puluhan Motor, Dua Ibu Rumah Tangga Ini Diringkus Polisi

Gianyar – Dua ibu rumah tangga ditangkap karena diduga melakukan penipuan dan penggelapan 51 sepeda ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135