Home > Ragam Berita > Nasional > Mantan Otak Bom Bali Bicara Soal Terorisme di Indonesia

Mantan Otak Bom Bali Bicara Soal Terorisme di Indonesia

Jakarta – Mantan Kepala Perakitan Bom Jamaah Islamiyah (JI) Jawa Timur, Ali Fauzi Manzi mengungkapkan sebuah fakta yang mengejutkan. Ali mengatakan bahwa masyarakay akan sangat kesulitan untuk mendeteksi keberadaan para anggota kelompok radikal di sekitar tempat tinggalnya.

Mantan Otak Bom Bali Bicara Soal Terorisme di Indonesia

Mantan narapidana kasus bom Bali

Ali menyebutkan bahwa tak sedikit dari mereka yang juga menerapkan ilmu kamuflase untuk membaur dengan masyarakat. Ilmu itu juga harus diterapkan oleh seluruh anggota keluarga, termasuk istri dan para anaknya agar misi yang sudah disusun dapat berjalan dengan lancar.

“Tentu ini (mendeteksi kelompok radikal di lingkungan sekitar) susah karena mereka juga punya ilmu kamuflase,” ungkap Ali di Gedung Widya Graha LIPI Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (17/05/2018).

Baca juga : Astaga, Dua Terduga Teroris Yang Ditangkap di Probolinggo Sudah Dipersiapkan Melakukan Aksi Teror

Lebih lanjut mantan teroris Bom Bali 1 itu menuturkan bahwa anggota kelompok radikal ini akan berperan seperti masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. Hal ini yang menjadi kesulitan membedakan mereka dengan orang biasa.

“Dia (teroris) akan menyerupai masyarakat yang ada di sekitar itu. Kalau masyarakat itu banyak pegawai dia akan jadi pegawai, kalau masyarakat di situ banyak berdagang dia juga berdagang,” imbuh Ali.

Oleh karena itu Ali menjelaskan bahwa orang-orang radikal ini tidak segan untuk menyamar sebagai figur yang mereka anggap kafir atau bertentangan dengan faham mereka. Hal itu dilakukan untuk menjaga jati dirinya tidak terbongkar.

“Iya begitu (menyamar jadi apa pun) karena juga untuk menutupi jati diri,” pungkas Ali.
(MUspri-harianindo.com)

x

Check Also

SBY Tidak Hadir Dalam Sidang Tahunan MPR 2018

SBY Tidak Hadir Dalam Sidang Tahunan MPR 2018

Jakarta – Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY tidak hadir dalam Sidang ...