Surabaya – Perihal penemuan benda mencurigakan seperti panah dan busurnya saat Polisi menggeledah rumah para terduga teroris, muncul pertanyaan untuk apa barang-barang tersebut?

Polisi Ungkap Dugaan Fungsi Panah di Rumah Terduga Teroris

Kali ini Noorhaidi Hasan selaku Pengamat terorisme dari UIN Kalijaga Yogyakarta beberkan pengamatannya yakni teroris pada dasarnya akan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk melancarkan aksinya. Tak terkecuali dengan panah tersebut.

Saat dihubungi Kamis kemarin, dirinya mengatakan bahwa “Teroris itu ingin kembali ke zaman dulu ke zaman awal ketika Islam berjaya menaklukkan banyak wilayah. Bisa saja begitu. Saat itu panah sebagai senjata kunci kan dalam perang-perang. Mungkin ada romantisasi ke arah itu lagi,”

“Bisa juga dibaca mereka semakin kehilangan akses membuat senjata yang lebih canggih lagi karena dikurung Densus atau intelijen untuk mendapatkan bahan membuat bom itu makin susah sekarang, yang tersisa ya menggunakan kembali senjata tradisonal,” tuturnya.

Sedangkan Nuruzzaman selaku Pengamat terorisme yang juga Komandan Densus 99 GP Ansor ungkapkan hal senada bahwa menurutnya teroris bisa menggunakan segala alat untuk membunuh orang.

“Memanah itu bukan sesuatu yang asing. Dianggap sebagai ajaran agama juga, hal yang wajar. Jadi mereka
menggunakan segala alat untuk membunuh orang,” ujar Nuruzzaman.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)