Jakarta – Kabar mengenai adanya pengurus masjid yang melarang bocah masuk demi menjaga kekhusyukan beribadah akhirnya mendapat perhatian khusus dari DMI. Kali ini mereka menyatakan bahwa larangan itu tidak bisa dibenarkan. Anak-anak seharusnya tetap dibolehkan masuk masjid.

DMI Tak Membenarkan Adanya Larangan Anak Kecil Datang ke Masjid

Kabar viral itu memuat video seorang anak menangis karena tak dibolehkan datang ke masjid. Balita itu menangis mencari neneknya yang pergi salat ke masjid.

Menanggapi video tersebut, Imam Addaruqutni selaku Sekjen DMI beberkan penilaiannya bahwa larangan anak kecil datang ke masjid tidak tepat. Sebab, hal itu tidak pernah dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Saat dihubungi kemarin, dirinya berkata bahwa “Iya (tidak tepat anak-anak dilarang ke masjid). Dalam sejarah nabi, ada juga anak-anak bisa bermain, belajar. Sehingga sampai-sampai ada anak-anak kencing di masjid. Kemudian mau ada kekerasan (karena dianggap) kencing di masjid kurang ajar. Tapi Nabi melarang tindakan kekerasan itu,”

“Tak masalah anak datang ke masjid. Satu, itu waktu tarbiah (pendidikan) anak dan untuk mendekatkan diri pada masjid. Kedua, orang tuanya juga sedang lakukan kewajiban untuk tarbiah (pendidikan) pada saat yang sama,” ujar dia.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)