Home > Ragam Berita > Nasional > Meski Menyebut Ada Kekurangan, Cak Imin Tetap Akui Sisi Positif Pemerintahan Jokowi

Meski Menyebut Ada Kekurangan, Cak Imin Tetap Akui Sisi Positif Pemerintahan Jokowi

Jakarta – Pemerintah pusat yang dikomando oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mendapat kritikan. Kali ini kritikan tersebut datang dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

Meski Menyebut Ada Kekurangan, Cak Imin Tetap Akui Sisi Positif Pemerintahan Jokowi

Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menyayangkan kebijakan Presiden Jokowi yang menggunakan produk-produk impor. Cak Imin mengatakan bahwa kekurangan Jokowi di masa pemerintahaannya, yaitu soal perdagangan yang belum merata untuk masyarakat.

“Kekurangannya (Presiden Jokowi) soal menata perdagangan,” kata Cak Imin di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (10/06/2018).

Menurutnya pemerintaham Jokowi saat ini sangat kurang dalam memberdayakan produk dalam negeri sendiri. Hal itu disebabkan dari kebijakan Jokowi yang masih banyak menggunakan produk impor.

Baca juga : Waketum Gerindra Seret Jokowi Soal Yahya Staquf, Istana : Payah!

“Jadi akhir-akhir ini produk dalam negeri mengalami kewalahan mengatasi membanjirnya produk-produk dari luar negeri. Hampir dari seluruh kehidupan, kebutuhan kita sehari-hari, totally semuanya menggunakan kebutuhan barang impor yang sangat mengkhawatirkan, sehingga produksi dalam negeri sungguh-sungguh sangat ketinggalan,” jelasnya.

Cak Imin lantas mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menggunakan produk dalam negeri dan bangga membeli produk buatan Indonesia.

“Saatnya kita mulai dengan diri kita sendiri dengan cara belanja dan menggunakan produk-produk anak bangsa sendiri. Nikmati, manfaatkan dan banggakan produk anak bangsa sendiri,” tuturnya.

Meski begitu, Cak Imin mengakui bahwa masa pemerintahan Jokowi saat ini juga memiliki sisi positifnya. Menurutnya mantan Wali Kota Solo ini telah memberikan infrastruktur yang baik.

“Kelebihan Pak Jokowi infrastruktur, jauh lebih baik hari ini. Tol bagus, jalan layang bagus, pemberantasan bagus. Yang kedua keberanian menata APBN,” pungkasnya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Pengundian Nomor Urut di KPU Turut Dihadiri AHY, Neno, dan Rhoma Irama

Pengundian Nomor Urut di KPU Turut Dihadiri AHY, Neno, dan Rhoma Irama

Jakarta – Pengambilan nomor urut capres dan cawapres yang akan berlaga di Pilpres 2019 mendatang ...