Home > Ragam Berita > Nasional > Dinilai Ada Kejanggalan Deposito, Gubernur Jabar Dilaporkan ke KPK

Dinilai Ada Kejanggalan Deposito, Gubernur Jabar Dilaporkan ke KPK

Jakarta – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang baru saja menyelesaikan masa jabatannya dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Beyond Anti Corruption dan Perkumpulan Inisiatif melaporkan Ahmad Heryawan karena dugaan pelanggaran hukum dalam pengelolaan deposito yang dimiliki pemerintah Jawa Barat.

Dinilai Ada Kejanggalan Deposito, Gubernur Jabar Dilaporkan ke KPK

Ketua BAC Dedi Haryadi mengatakan, pihaknya bersama Perkumpulan Inisiatif menemukan adanya kejanggalan besaran nilai deposito dan nilai bunga yang diperoleh Pemprov Jabar pada periode 2016 dan 2017. Mereka melaporkannya ke KPK pada 31 Mei 2018.

Studi yang dilakukan menggunakan data laporan keuangan Pemprov kepada Kementerian Keuangan. Pada 2016 rata-rata deposito simpanan di Bank Jawa Barat Banten (BJB ) sebesar Rp 3,75 triliun per bulan. “Penyimpananan deposito terbesar tercatat pada Juli yaitu sebesar Rp 6,7 triliun,” kata Dedi pada Kasmis (14/6/2018).

Sementara pada 2017, besaran rata-rata deposito yang disimpan oleh Pemprov Jabar sebesar Rp 3,97 triliun per bulan. Penyimpanan jumlah deposito terbesar pada Mei sebesar Rp 6,8 triliun.

Menurut Sekjen Inisiatif, Donny Setiawan, dari hasil temuan studi itu Ahmad Heryawan alias Aher diduga telah melakukan kebohongan publik. ‘Karena selama ini Aher mengklaim jumlah deposito Pemprov Jabar perbulan hanya berkisar antara Rp 1,5- 2 triliun saja,” katanya.

Baca juga: Kemenkum HAM Berikan Remisi kepada Puluhan Ribu Napi

Lebih lanjut, Donny menyatakan selama ini Pemprov mengaku uang yang didepositokan hanya berupa sisa anggaran saja. Studi dua lembaga itu menyanggahnya.

Praktek penyimpanan deposito oleh Pemerintah Daerah diperbolehkan oleh Peraturan Menteri Keuangan No.53/PMK.05/2017 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Keuangan No.3/PMK.05/2014 tentang Penempatan Uang Negara Pada Bank Umum. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Polemik Sampah DKI, Anies Diminta Tak Pikirkan Becak Saja

Polemik Sampah DKI, Anies Diminta Tak Pikirkan Becak Saja

Jakarta – Fraksi Hanura DKI Jakarta kali ini komentari Wakil Wali Kota Bekasi yang membandingkan ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 409

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135