Home > Ragam Berita > Internasional > Lima Anggota ISIS Tewas Dalam Serangan yang Dilakukan Militer Filipina

Lima Anggota ISIS Tewas Dalam Serangan yang Dilakukan Militer Filipina

Manila – Militer Filipina melancarkan serangan udara dan darat dengan menargetkan sekelompok gerilyawan terkait ISIS.

Lima Anggota ISIS Tewas Dalam Serangan yang Dilakukan Militer Filipina

Rangkaian serangan tersebut berhasil menewaskan lima anggota kelompok ekstremis, namun memaksa ribuan penduduk desa meninggalkan tempat tinggal mereka menuju lokasi yang lebih aman di selatan.

Disampaikan Kolonel Angkatan Darat Filipina, Romeo Brawner, serangan yang dilakukan militer memicu baku tembak dengan kelompok ekstremis di kota Tubaran, wilayah pegunungan provinsi Lanao del Sur.

Serangan menewaskan setidaknya lima anggota kelompok militan, sementara sisanya dalam pengejaran militer.

Sebagaimana diberitakan Associated Press pada Selasa (19/8/2018), serangan tersebut menargetkan sekitar 40 anggota militan yang dipimpin Owayda Benito Marohombsar, atau yang juga dikenal dengan sebutan Abu Dar.

Owayda merupakan salah satu pemimpin dalam aksi pengepungan lima bulan di kota Marawi dan berhasil melarikan diri saat direbutnya kembali kota itu pada Oktober lalu.

Selama serangan berlangsung di Tuburan, lebih dari 5.000 warga desa mengungsi ke kota terdekat yang lebih aman. Sekitar 700 warga berlindung di pusat-pusat evakuasi sementara, sementara sisanya memilih menginap di rumah kerabat.

Kehadiran kelompok Abu Dar di pedalaman Tuburan telah diketahui militer Filipina sejak sebulan lalu, setelah terjadinya kasus pembunuhan terhadap pemimpin desa yang menolak bekerja sama.

Baca juga: Inaki Urdangarin Dijatuhi Hukuman Lima Tahun Penjara Terkait Masalah Korupsi

Keluarga pemimpin desa lantas melaporkan hal tersebut kepada militer dan membantu memburu para militan. Abu Dar saat ini dikenal sebagai satu-satunya pemimpin lokal gerilyawan terkait ISIS pascapengepungan Marawi.

Saat melarikan diri, dia dilaporkan telah membawa harta rampasan senilai 30 juta peso (sekitar Rp 8 miliar) yang digunakan untuk merekrut anggota dan membangun kembali kelompoknya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Pabrik Kimia di Cina Meledak, Belasakan Orang Meninggal

Pabrik Kimia di Cina Meledak, Belasakan Orang Meninggal

Sichuan – Sebuah pabrik kimia di Cina dihantam ledakan mengakibatkan 19 orang tewas dan melukai ...