Home > Ragam Berita > Nasional > Pengamat Sarankan Jokowi Tak Pilih Tokoh Parpol Sebagai Cawapres

Pengamat Sarankan Jokowi Tak Pilih Tokoh Parpol Sebagai Cawapres

Jakarta – Sejumlah partai politik telah mendeklarasikan dukungannya untuk Joko Widodo (Jokowi) maju bertarung sebagai calon presiden untuk dua periode dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Pengamat Sarankan Jokowi Tak Pilih Tokoh Parpol Sebagai Cawapres

Hanta Yuda

Meski begitu, Jokowi hingga saat ini masih belum mendeklarasikan sosok calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya dalam pilpres mendatang.

Bahkan sejumlah Ketua Umum Partai telah mengantre sebagai cawapres Jokowi. Sebut saja Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PPP Romahurmuziy, dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar. Bahkan Muhaimin telah mendeklarasikan sepihak dengan relawan Jokowi-Imin (JOIN).

Melihat fenomena itu, Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda memberikan komentanya. Ia menyarankan agar Jokowi tidak menunjuk calon wakil presiden dari ketua umum partai. Sebab, hal itu bakal merusak koalisi yang telah dibangun.

“Jangan ketua umum partai. Kalau dari ketum partai akan merusak konsolidasi dan soliditas koalisi. Terutama belum tentu PDIP terima,” ujar Hanta di Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (23/06/2018).

Baca juga : Teddy Gusnaidi Anggap Kritikan Prabowo Lebih Pantas Untuk SBY

Lebih lanjut Hanta menjelaskan bahwa cawapres yang bakal menang di 2019 nanti, berpotensi menjadi capres di 2024. Karenanya, bakal mengancam partai lain yang tokohnya tidak terpilih. Partai yang diuntungkan dengan efek ekor jas (coat tail effect), hanya yang tokohnya ditunjuk Jokowi.

“2019 nanti cawapres, kemudian menang jadi wapres, ini kan akan menjadi capres kuat di 2024 nanti dan itu berbahaya bagi partai lain,” jelasnya.

Hanta menambahkan bahwa sebenarnya sosok pendamping yang dibutuhan oleh Jokowi adalah tokoh yang mampu membantu meningkatkan tingkat elektabilitasnya. Alasannya sebagai petahana meski elektabilitas masih unggul tapi posisinya belum aman.

“Jadi sebaiknya orang nonpartai atau orang partai yang bukan ketum. Tapi dia punya modalitas elektoral,” pungkasnya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Citilink Bantah Kabar Pesawatnya Hilang dari Radar

Citilink Bantah Kabar Pesawatnya Hilang dari Radar

Surabaya – Maskapai penerbangan Citilink Indonesia membantah kabar bahwa pesawatnya dengan nomor penerbangan QG 801 ...