Jakarta – Seorang warga Negara Indonesia yang bernama Vita Setyaningrum telah melaporkan Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) ke Bareskrim Polri terkait tuduhan penyerobotan tanah di Klungkung, Bali. Pelaporan tersebut dilakukan pada tanggal 10 Mei 2018 atas dugaan penyerobotan tanah dengan Nomor LP/618/IV/2018.

Ketua DPR Laporkan Balik Pihak Yang Menudingnya Serobot Tanah

Ketua DPR Bambang Soesatyo

Dilansir dari Detik.com, Jumat (29/06/2018), Vita menyebut masalah ini lalu dilimpahkan ke Polda Bali berdasarkan surat Kabareskrim Polri Nomor B/3277/V/Res.7.4/2018 Tanggal 15 Mei. Vita menjelaskan bahwa pada awalnya suaminya yang berkewarganegaraan Amerika Serikat, membeli sebidang tanah di Banjar Tegal Desa Negari Kecamatan Banjarangkan Klungkung Bali, dengan nomor sertifikat 22.06.03.07.4.00031.

Vita juga menjelaskan tentang kondisi dan kepemilikan tanah itu. Vita lalu menyebut Bambang Soesatyo membeli lahan di dekat miliknya. Pembelian itu dilakukan secara bertahap.

Baca juga : Polisi Masih Menyelidiki Ceramah Rizieq Tentang Logo Palu Arit di Uang Kertas

“Di antara kepemilikan tanah Bapak Bambang Soesatyo (Ketua DPR RI), terdapat jalan milik kami, yang kemudian diambil alih/dirampas oleh Bapak Bambang Soesatyo untuk menyambung bidang tanahnya yang satu dengan yang lain,” kata Vita.

Menanggapi pelaporan tersebut, Bamsoet berencana akan melaporkan balik Vita. Bamsoet menegaskan bahwa ia tak melakukan penyerobotan tanah seperti yang dipaparkan oleh Vita. Oleh karena itu ia menyebut bahwa berita yang disebarkan oleh Vita adalah fitnah.

“Dalam menyikapi adanya pencemaran nama baik dan penyerangan kehormatan kami akan pakai delik pidana pasal 27 ayat 3 UU ITE juga terhadap Vita atas berita-berita yang disebarkan oleh yang bersangkutan,” kata Bamsoet saat ditemui di Jakarta, Jumat (29/06/2018).
(Muspri-harianindo.com_