Home > Ragam Berita > Internasional > Otoritas Meksiko Putuskan Anggota Kepolisian Alvarado Dipersenjatai Ketapel

Otoritas Meksiko Putuskan Anggota Kepolisian Alvarado Dipersenjatai Ketapel

Alvarado – Sebuah kantor polisi di kota di Meksiko mempersenjatai anggotanya dengan ketapel alih-alih senjata api.

Otoritas Meksiko Putuskan Anggota Kepolisian Alvarado Dipersenjatai Ketapel

Sebagaimana dibeirtakan Oddity Central pada Selasa (10/7/2018), keputusan itu dibuat setelah mayoritas polisi gagal dalam tes untuk mengendalikan senjata mereka.

Dari total 130 anggota Kepolisian Kota Alvarado, hanya 30 orang yang lolos dalam tes kendali atas senjata api mereka. Jadi, Gubernur Verracruz, Miguel Angel Yunes Linares, memutuskan untuk melucuti seluruh senjata api yang ada di kepolisian.

Pelucutan itu tidak hanya terjadi di Alvarado. Namun juga di kawasan lain seperti Ixtaczoquitlan, Ciudad Mendoza, maupun Pueblo Viejo. Keputusan Linares itu jelas tidak bisa diterima oleh para wali kota. Salah satunya Bogar Ruiz Rosas dari Alvarado.

Dia mengeluhkan kebijakan tersebut bakal membuat para anggotanya tidak mempunyai perlindungan kala menangani kejahatan. Sebagai bentuk protes, dia mengumumkan bakal membekali para polisinya dengan ketapel dan batu, serta membuat acara seremonial pemberian “senjata” itu.

Dalam konferensi pers, Rosas menjelaskan banyaknya polisi yang gagal dikarenakan mereka merupakan polisi yang baru direkrut. Dia menjelaskan, keputusan Linares merupakan isu politik dan telah ,menyakiti Alvarado untuk memberantas kejahatan.

“Jadi, kami perlu mempersiapkan diri agar tetap menjalankan tugas kami dengan profesional seperti yang Anda lihat dengan memberikan ketapel ini,” tutur Rosas.

Foto dan kabar itu menjadi viral dan sampai ke telinga pemerintah negara bagian. Dalam pernyataan resmi, Linares berujar agar mereka dipersenjatai kembali.

Sebab, jika tetap berpatroli dengan ketapel, mereka bakal dituntut karena melanggar hukum serta kode etik kepolisian.

Pemberian ketapel sebagai senjata di Meksiko bukanlah kabar baru. Pada 2007, terdapat 60 ketapel yang dibagikan kepada polisi. Ketapel tersebut diberikan setelah senjata api mereka disita militer karena polisi itu dituding terlibat dalam perdagangan narkoba. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Kanada Dikabakan Segera Lakukan Penjualan Ganja Secara Bebas

Kanada Dikabakan Segera Lakukan Penjualan Ganja Secara Bebas

Ottawa – Kanada menjadi negara kedua setelah Uruguay yang mengizinkan penjualan ganja untuk alasan rekreasional ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135