Home > Ragam Berita > Nasional > Densus 88 Gerebek Rumah Pedagang Bakso di Yogyakarta

Densus 88 Gerebek Rumah Pedagang Bakso di Yogyakarta

Yogyakarta – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri kembali menggerebek dan menangkap pedagang bakso tusuk, di Daerah Istimewa Yogyakarta. Termutakhir, Densus 88 menggerebek rumah di RT8 Dusun Mrisi, Desa Tirtoniromolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (12/7/2018).

Densus 88 Gerebek Rumah Pedagang Bakso di Yogyakarta

“Iya, benar, Rabu kemarin ada penangkapan terduga teroris. Warga kami berinisial M, 40 tahun, yang ditangkap. Dia orang asli sini, lahir dan besar di Mrisi,” kata Endiyo (56), Ketua RT8 Dusun Mrisi.

Endiyo menjelaskan, 15 orang Densus 88 yang menggunakan penutup muka dan berompi peluru menggerebek rumah M pada Rabu pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.

Endiyo dan warga yang hendak melihat, tidak diperbolehkan mendekat. Garis polisi membentang di rumah terduga teroris itu. Dia menjelaskan , tidak ada perlawanan saat terjadi penangkapan. Terduga teroris itu pasrah saat dibawa Densus 88.

Barang yang berhasil diamankan polisi dalam pengamatan Endiyo hanya pedang. “Saya hanya lihat pedang yang dibawa tidak ada bahan peledak, ” katanya.

Menurut Endiyo, M hingga kekinian masih berada di tangan Densus 88. Sebab, sejak penggerebekan, belum terlihat batang hidung M di rumahnya. Sebelumnya, pada hari yang sama, satu keluarga pedagang bakso tusuk dan martabak di RT5/RW35 Dusun Bedingin Wetan, Sleman, ditangkap Densus 88 Antiteror.

Baca juga: PKB : Pencalonan Mahfud MD Tidak Mempresentasikan Nahdlatul Ulama

Setelah penangkapan tersebut, Densus 88 langsung menggeledah rumah kontrakan yang dihuni SF beserta istrinya SS, serta keempat anaknya.

Sumarjono, Ketua RT setempat, meyakini penggeledahan yang disaksikannya itu dilakukan Densus 88. Sebagai purnawirawan Polri, ia melihat aparat bersenjata pistol dan rompi antipeluru khas Densus 88.

“Ada sekitar 20 orang yang menggeledah. Itu jelas Densus 88. Semua bagian rumah digeledah. Di dalam rumah, mereka menyita komputer jinjing, ponsel, dan buku-buku,” tuturnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

PSI Tuding Prabowo-Sandi Telah Melakukan 3 Kesalahan Fatal

PSI Tuding Prabowo-Sandi Telah Melakukan 3 Kesalahan Fatal

Jakarta – PSI melalui Raja Juli Antoni meminta kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bertobat dan hijrah. ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135