Home > Ragam Berita > Nasional > Kapitra Minta PA 212 Tak Sebar Fitnah Soal Dirinya Bukan Pengacara Habib Rizieq Lagi

Kapitra Minta PA 212 Tak Sebar Fitnah Soal Dirinya Bukan Pengacara Habib Rizieq Lagi

Jakarta – Nama pengacara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, menjadi pembicaraan publik lantaran terdengar kabar Kapitra akan menjadi bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang diusung oleh PDI Perjuangan.

Kapitra Minta PA 212 Tak Sebar Fitnah Soal Dirinya Bukan Pengacara Habib Rizieq Lagi

Kapitra Ampera

Seperti yang diketahui Kapitra Ampera bersama dengan Habib Rizieq Shihab dan Persaudaraan Alumni (PA)212 masuk dalam kubu oposisi pemerintah, sedangkan PDIP merupakan partai yang mengusung Joko Widodo (Jokowi) menjadi Presiden RI saat ini.

Persaudaraan Alumni (PA) 212 menegaskan Kapitra Ampera bukan lagi bagian dari tim pengacara Habib Rizieq Syihab. Kapitra juga bukan anggota GNPF Ulama sejak empat bulan lalu. Oleh karena itu, Damai meminta Kapitra agar tidak memakai nama Habib Rizieq Shihab demi kepentingan pribadinya.

“Sebenarnya Kapitra sudah bukan anggota GNPF Ulama sejak sekitar 4 bulan yang lalu serta tidak lagi tercatat ikut dalam tim pengacara Habib Rizieq Syihab,” kata Ketua Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis dalam keterangan tertulis, Kamis (19/07/2018).

Baca juga : Politisi PDIP Tak Percaya Ada Perintah Tenggelamkan Banteng Dari Habib Rizieq

Mendengar hal itu, Kapitra dengan tegas membantahnya. Kapitra menyebut Damai telah menyebarkan fitnah.

“Jadi kalau betul (saya tidak jadi pengacara Rizieq lagi), HRS akan umumkan bahwa Kapitra bukan pengacara saya lagi, tapi itu statement, itu statement bohong, fitnah, dan itu bisa berimplikasi itu, saya ingin katakan kalau tidak suka dengan keputusan saya, tapi jangan menebar fitnah ya,” kata Kapitra saat dihubungi, Jumat (20/07/2018).

Bahkan Kapitra dengan tegas menyebut dirinya sampai saat ini masih menjadi pengacara Habib Rizieq yang menangani sekitar 8 kasus. Dia juga belum menerima surat pencabutan sebagai kuasa hukum dari Rizieq.

“Belum ada pencabutan kuasa dari HRS kepada saya. Lebih-kurang 8, termasuk yang soal paten dan sebagainya, termasuk mematenkan 212 dan sebagainya,” pungkasnya.
(MUspri-harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Gerebek Pesta Seks di Kamar Hotel, Yang Menonton Bayar Rp 1 Juta

Polisi Gerebek Pesta Seks di Kamar Hotel, Yang Menonton Bayar Rp 1 Juta

Sleman – Polisi mengamankan belasan orang yang tertangkap sedang menggelar pesta seks di sebuah kamar ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135