Home > Hiburan > Gosip > Anggota Komisi III DPR Angkat Bicara Soal Kasus Video Luna Maya-Cut Tari

Anggota Komisi III DPR Angkat Bicara Soal Kasus Video Luna Maya-Cut Tari

Jakarta – Teuku Taufiqulhadi selaku Anggota Komisi III DPR kali ini kembali mengangkat kasus yang dialami Luna Maya dan Cut Tari. Hal ini terkait kasus keduanya yang ternyata hingga kini masih mengalami ketidakpastian hukum.

Anggota Komisi III DPR Angkat Bicara Soal Kasus Video Luna Maya-Cut Tari

Saat ditemui kemarin Sabtu, dirinya menuturkan bahwa “Saya berharap mendatang tidak ada lagi kasus seperti kasus Luna-Cut Tari ini,”

“Karena, kalau terjadi lagi, selain membuat tidak terjamin kepastian hukum bagi pencari keadilan, juga akan merusak citra polisi sendiri,” ujar politikus NasDem itu.

Seperti yang telah diketahui bersama, kasus ini sendiri sudah bergulir sejak 2010. Saat itu, Luna Maya dan Cut Tari ditetapkan sebagai tersangka bersama sang aktor video, Ariel. Namun, hanya Ariel yang divonis bui. Luna-Cut Tari hingga kini menyandang status tersangka.

Ariel setelah divonis 3,5 tahun penjara, bebas bersyarat di 2012. Tapi, setelah delapan tahun berselang sejak kasus itu, status tersangka Luna-Cut Tari tetap melekat meski tak terdengar publik.

Lembaga Pengawas dan Pengawal Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) pun mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. LP3HI meminta Polri mengeluarkan surat pemberitahuan penghentian penyidikan (SP3) di kasus Luna Maya-Cut Tari. Ketidakjelasan proses perkara itu menjadi salah satu alasan LP3HI mengajukan praperadilan itu.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Vino G Bastian Memiliki Kenangan Tersendiri Dengan Istri Indro Warkop

Vino G Bastian Memiliki Kenangan Tersendiri Dengan Istri Indro Warkop

Jakarta – Aktor tampan, Vino G Bastian ternyata memiliki kedekatan dengan istri Indro Warkop, mendiang ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135