Spielberg – Pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, tampil sebagai yang tercepat kala mentas di Sirkuit Red Bull Ring, Austria 2018. Dapat dikatakan, performa Lorenzo pada musim balap MotoGP 2018 mengesankan, mengingat pembalap berjuluk X-Fuera itu telah memenangkan total tiga kali balapan di musim ini.

Lorenzo Akui Ducati Masih Memiliki Beberapa Kelemahan

Lorenzo

Manajer Tim Ducati Corse, Davide Tardozzi, bahkan mengungkapkan kalau Lorenzo telah mampu menaklukkan motor balap Ducati, Desmosedici. Kendati demikian, Lorenzo sendiri nyatanya tak berpikiran seperti itu. Menurutnya, masih ada beberapa hal yang harus dibenahi dari Desmosedici, utamanya saat berada di tikungan.

Lorenzo mengungkapkan bahwa setiap memasuki tikungan, ia kerap mengalami masalah dengan ban motornya. Itulah mengapa Lorenzo harus selalu mengurangi kecepatan di tikungan, yang membuatnya memiliki risiko disalip oleh pembalap lain. Menurutnya, hal itu harus segera dibenahi supaya bisa tampil maksimal.

“Kami masih menderita di tengah tikungan, karena ban belakang selalu memiliki cengkeraman lebih ketimbang ban depan, jadi bagian depan selalu mendorong. Untuk memasuki tikungan, kami perlu memperlambat banyak hal. Kami tidak dapat menggunakan banyak kecepatan tikungan karena perbedaan cengkeraman antara bagian depan dan belakang Michelin,” jelas Lorenzo sebagaimana diberitakan Motor Sport Magazine pada Kamis (16/8/2018).

“Masalah ini berdampak besar dengan Ducati. Ducati sangat istimewa karena Anda tidak bisa bersandar pada motor. Jika Anda melaju dengan melebihisudut miring tertentu maka kecepatan motor menjadi berkurang. Pada motor lainnya, semakin Anda bersandar, semakin banyak kecepatan berubah. Tetapi dengan Ducati, ada batasan tertentu yang tidak bisa Anda lewati. Saya tidak tahu mengapa,” tuntasnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)