Tel Aviv – Israel mengakui telah melancarkan 200 kali serangan udara ke posisi Iran di Suriah sejak satu setengah tahun lalu. Keterangan tersebut disampaikan seorang pejabat senior Israel yang tak bersedia disebutkan namanya sebagaimana diberitakan Al Jazeera pada Rabu (5/9/2018).

Pemerintah Israel Klaim Ratusan Kali Lakukan Serangan Udara ke Pangkalan Iran

Pejabat yang bertugas di Pasukan Pertahanan Israel, IDF, itu mengatakan pada Selasa 4 September 2018, serangan udara yang dilancarkan termasuk termasuk menjatuhkan sekitar 800 bom dan misil di hampir seluruh senjata yang dikirimkan ke pangkalan militer Iran.

Kabar mengenai serangan ke posisi Iran di Suriah tersebut dibenarkan oleh Menteri Intelijen Israel, Israel Katz. “Baru sekarang diberitakan. Aksi militer tersebut dilakukan sejak dua tahun lalu sebanyak 200 kali serangan,” kata Katz.

Pada Agustus 2017, Kepala Staf Angkatan Udara Israel mengatakan kepada koran Haaretz, pasukannya telah melancarkan 100 kali gempuran ke posisi Iran di Suriah.

Baca juga: James Mattis Tampik Isu Trump Berencana Bunuh Bashar al-Assad

Israel yang memonitor Suriah secara intensif, sudah lama menduga Iran memberikan bantuan kepada pemerintah Damaskus, termasuk membangun garnisun permanen di sana dan membentuk pasukan front anti-Israel bersama Hizbullah di Libanon.

Iran adalah sekutu dekat Presiden Suriah Bashar al-Assad selain Rusia dalam perang selama tujuh tahun. Iran juga mengirimkan penasihat militer, termasuk perlengkapan perang dan mendukung kelompok bersenjata Syiah setempat. Serangan Israel ke Suriah ini tidak menjadi perhatian Rusia. (Tita Yanuantari – harianindo.com)