Jakarta – Deddy Yevri Sitorus selaku anggota TKN kali ini menggunakan data dari Bank Indonesia perihal inflasi yang dinilai masih sangat rendah. Inflasi Indonesia tercatat 2,8 persen year on year, dan pada pekan pertama Oktober 0,01 persen secara month to month sebagai bentuk jawaban terhadap kritik yang dilemparkan tim oposisi.

Dikritik Soal Ekonomi, Kubu Jokowi : "Indonesia Justru Dalam Posisi Aman"

“Indonesia justru dalam posisi aman. Kritik oposisi ini menunjukkan salah alamat,” kata Deddy, melalui keterangan tertulis Selasa kemarin.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya bahwa kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno gencar mengatakan bahwa ekonomi Indonesia lemah dan terancam terpuruk.

Sedangkan menurut data dari The Spectator Index, inflasi Indonesia 2.8 persen, UK 2,7 persen, AS 2,7 persen, Tiongkok 2,3 persen, dan terendah Jepang dengan 1,3 persen. Selain itu, Indonesia juga tidak masuk dalam 10 negara dengan integritas pemerintah terendah.

Karena hal ini pula akhirnya The Spectator Index menempatkan Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Indonesia pada 2050. Indonesia masuk peringkat empat di bawah China, India, dan Amerika Serikat.

“Inilah bukti kritik oposisi gagal,” ucap calon anggota DPR PDIP dari dapil Kalimantan Utara tersebut.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)