Home > Ragam Berita > Nasional > KPK Imbau Taufik Kurniawan Ungkap Pihak Lain Dalam Suap APBN 2016

KPK Imbau Taufik Kurniawan Ungkap Pihak Lain Dalam Suap APBN 2016

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta bekas Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengungkap pihak lain yang diduga menerima uang dari kasus suap yang menjadikannya tersangka. Salah satunya soal pernyataan ‘untuk kawan-kawan’ yang disampaikan mantan Bupati Kebumen Muhamad Yahya Fuad dalam persidangan.

KPK Imbau Taufik Kurniawan Ungkap Pihak Lain Dalam Suap APBN 2016

“Kalau ada informasi lain, termasuk yang ingin disampaikan tersangka, salah satunya tentang ‘ini tidak gratis buat teman-teman’. Apakah ini klaim atau memang ada pihak lain, silakan disampaikan. Tentu KPK akan terbuka menelusuri itu,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di kantornya, Senin (12/11/2018).

Febri mengatakan Taufik lebih baik bersikap kooperatif, termasuk membuka peran pihak lain. Sikap kooperatif, kata dia, bakal menjadi pertimbangan yang meringankan untuk Taufik.

KPK menetapkan Taufik menjadi tersangka kasus korupsi perolehan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pada perubahan APBN 2016 untuk Kabupaten Kebumen. KPK menyangka Taufik menerima duit Rp 3,65 miliar dari Bupati Kebumen Muhamad Yahya Fuad untuk pengurusan DAK tersebut. KPK menduga duit tersebut merupakan sebagian dari total fee 5 persen dari anggaran yang didapatkan untuk pengurusan DAK dalam APBN 2016 untuk Kebumen sebesar Rp 93,37 miliar.

Dalam persidangan September 2018, terungkap bukan cuma Taufik yang pernah didekati Fuad untuk mengamankan DAK untuk Kebumen. Fuad mengatakan juga bersafari ke sejumlah anggota DPR untuk membantu mengawal DAK untuk Kebumen.

Dari tujuh anggota dewan yang didekati Fuad, hanya Taufik yang merespons. Taufik menawarkan DAK Rp 100 miliar untuk pembangunan jalan. Sebagai imbalannya, menurut Fuad, Taufik meminta fee 5 persen dari alokasi itu. “Ini tidak gratis, karena untuk kawan-kawannya,” seperti tertuang dalam berkas persidangan Fuad. Adapun Fuad telah divonis 4 tahun penjara karena menerima suap Rp 12 miliar terkait proyek di Kebumen. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

PDIP Klaim Sudirman Said Pernah Gagal Saat Mencoba Rebut Kandang Banteng

PDIP Klaim Sudirman Said Pernah Gagal Saat Mencoba Rebut Kandang Banteng

Jakarta – Hasto Kristiyanto mengaku mengetahui tentang rencana kubu Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135