Jakarta – Yaqut Cholil Qoumas selaku Ketum GP Ansor kali ini menyatakan bahwa dirinya sudah mendengar rekaman suara yang dia pastikan sebagai rekaman audio dari Dubes Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi. Dalam rekaman itu, Osama menyatakan ada yang mencoba menghadap-hadapkannya dengan Nahdlatul ‘Ulama (NU).

Dubes Saudi : "Demi Allah Saya Cinta Masyarakat Indonesia"

Seperti yang telah lebih dulu dikabarkan bahwa rekaman tersebut diposting oleh Rais Syuriyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok Imron Rosyadi Hamid. Unggahan tersebut berisikan rekaman audio pernyataan Osama yang mana kemudian diberikan caption ‘Ini adalah rekaman suara Dubes Saudi Arabia yang meminta maaf ke warga NU melalui Mbak Yenny Wahid.’

Akan tetapi yang janggal adalah ketika dicek dalam rekaman berdurasi 50 detik itu, tak ada kata-kata yang menyatakan permintaan maaf.

“Seseorang mencoba menghancurkan hubungan baik antara saya dan Nahdlatul Ulama, antara saya dengan rakyat Indonesia,” kata Osama dengan menggunakan bahasa Inggris dalam rekaman itu.

“Demi Allah saya cinta masyarakat Indonesia. Insyaallah saya akan kembali minggu depan untuk menyelesaikan semuanya,” tutur Osama.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)