Solo – Kubu pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berencana mendirikan posko pemenangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) di Jawa Tengah. Meski wilayah Jateng dianggap basis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP), BPN yakin bisa mengalahkan Joko Widodo-Maruf Amin.

Begini Penampakan Markas Timses Prabowo-Sandi Dekat Rumah Jokowi di Solo

Pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Rencana tersebut rupanya sudah mulai terealisasi. Dilansir dari Merdeka.com, Kamis (14/12/2018), markas baru tersebut hanya berjarak sekitar 2,5 kilometer dari kediaman Jokowi. Jika rumah presiden terletak di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, markas pemenangan tersebut ada di Jalan Adi Soemarmo atau hanya 100 meter timur pintu tol Ngemplak.

Begini Penampakan Markas Timses Prabowo-Sandi Dekat Rumah Jokowi di Solo

Begini Penampakan Markas Timses Prabowo-Sandi Dekat Rumah Jokowi di Solo

Ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno, membenarkan kabar mengenai posko baru tersebut. Ia menjelaskan bahwasanya bangunan tersebut sebenarnya milik dari anggota DPR RI, Agus Sahid. Namun Ardianto tidak menjelaskan apakah posko tersebut akan dijadikan sebagai posko pusat pemenangan Prabowo-Sandiaga atau tidak.

Baca juga : Sandiaga Miris Mendengar Kebumen Jadi Kabupaten Miskin di Jawa Tengah

“Kami belum bisa memastikan, masih alternatif dan masih diperhitungkan lagi. Itu milik Pak Agus Sahid anggota DPR RI. Jadi kami tidak terburu-buru,” kata Ardianto saat ditemui didepan posko, Kamis (13/12/2018).

Begini Penampakan Markas Timses Prabowo-Sandi Dekat Rumah Jokowi di Solo

Suasana sepi di markas baru Timses Prabowo-Sandiaga

Lebih lanjut Ardianto menjelaskan bahwasanya pemilihan lokasi untuk posko pemenangan nasional merupakan kewenangan dan keinginan DPP (Dewan Pimpinan Pusat). Namun adanya faktor kedekatan dengan kediaman pasangan nomor urut 01 juga bukan pertimbangan utama.

“Tujuan kita memilih Posko di Solo ini untuk menghadirkan semacam gerakan yang bisa membuat semangat. Biar tidak loyo dan semangat tempurnya terus ada,” pungkas Ardianto.
(Muspri-harianindo.com)