Home > Ragam Berita > Nasional > Jokowi Ucapkan Rasa Syukur Atas Pencapaian Selama Tahun 2018

Jokowi Ucapkan Rasa Syukur Atas Pencapaian Selama Tahun 2018

Jakarta – Beberapa jam menjelang pergantian tahun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa syukur atas pencapaian kinerja pemerintahannya setahun ini. Terutama sektor tambang, minyak dan gas bumi.

Jokowi Ucapkan Rasa Syukur Atas Pencapaian Selama Tahun 2018

Presiden Joko Widodo

Jokowi menegaskan pemerintah punya komitmen yang besar untuk mengupayakan kedaulatan negara atas sumber daya alam yang dimilikinya dengan penguasaan negara terhadap sumber daya alam minyak dan gas.

“Dan kini, Alhamdulillah, kita menutup tahun 2018 dan memasuki tahun yang baru, sebagai bangsa yang semakin berdaulat atas bumi dan kekayaan alamnya sendiri,” tulis Jokowi pada Senin (31/12/2018).

Jokowi menyebut selama 50 tahun, daerah kaya minyak dan gas di Kalimantan yang dikenal dengan Blok Mahakam, dikuasai oleh kontraktor asing dari Prancis (Total E&P Indonesie) dan Jepang (Inpex Corporation). Sejak 1 Januari 2018, Blok Mahakam kembali dikelola sepenuhnya oleh Pertamina.

Selama 50 tahun, Blok Rokan di Riau dikelola oleh perusahaan Amerika, Chevron, dan pada akhir masa kontraknya tahun 2021, blok ini sepenuhnya dikelola oleh Pertamina. “Dan beberapa blok migas lain,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah melalui Kementerian ESDM telah menugaskan Pertamina untuk mengelola delapan blok migas yang habis masa kontraknya tahun ini.

Delapan blok itu, selain Blok Mahakam dan Blok Rokan, Blok Tuban di Jawa Timur, Blok Ogan Komering di Sumatra Selatan, Blok South East Sumatera (SES) di lepas pantai Lampung dan Jakarta, Blok North Sumatera Offshore (NSO) di pesisir timur Sumatra, Blok East Kalimantan, Blok Attaka di Kalimantan Timur, Blok Tengah, dan Blok Sanga-Sanga.

Paling anyar dan tersulit saat mengambil alih tambang Freeport di Papua. Harus melewati negosiasi panjang dan alot.

Baca juga: MA Tolak Permohonan Peninjauan Kembali Jessica Kumala Wongso

“Negosiasinya berlangsung 3,5 tahun, mereka menawar 30 %, tapi saya menolak. Kita harus mendapatkan hak kepemilikan mayoritas 51 %. Sudah 40 tahun Indonesia hanya menikmati bagi hasil pengolahan 9,3 % dari tambang ini,” jelasnya.

Sampai akhirnya, pada 27 Desember lalu secara sah Indonesia mengantongi 52% saham Freeport. “Alhamdulillah, upaya panjang itu sudah membuahkan hasil. Kepemilikan saham kita di Freeport Indonesia kini menjadi 51 %,” ujarnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Tim Jokowi : "Amien Rais Terlihat Makin Hari Makin Frustasi"

Tim Jokowi : “Amien Rais Terlihat Makin Hari Makin Frustasi”

Jakarta – Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dinilai sedang merasa putus asa lantaran manuver ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 409

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135