Jakarta – Tinggal menghitung hari, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan menghirup udara segar. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, akan bebas dari penjara pada tanggal (24/1/2019) mendatang. Setelah bebas dari penjara, Ahok dikabarkan akan melangsungkan pernikahan dengan Bripda Puput Nastiti Devi.

Ketua RT Setempat Beri Kesaksian Terkait Pernikahan Ahok dan Bripda Puput

Rencana pernikahan Ahok dan Bripda Puput Nastiti Devi tersebut, kali pertama diungkapkan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus sahabat dari Ahok, Parsetio Edi Marsudi. Menurut Prasetio, kabar baik tersebut disampaikan saat ia membesuk Ahok di Rutan Mako Brimob beberapa pekan silam.

Bahkan, Prasetyo mengaku bersama mantan Wakil Gubenur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bakal menjadi saksi dalam pernikahan Ahok nantinya. Adapun acara pernikahan Ahok ini akan berlangsung secara tertutup atau privat. Hanya keluarga besar dan sahabat saja yang bakal diundang dalam acara bahagia tersebut.

“Kebetulan, saya dan Pak Djarot yang akan jadi saksi,” aku Prasetio.

Kala itu, Prasetio memang tak menyebut siapa sosok perempuan yang bakal dinikahi oleh Ahok. Akan tetapi, saat kali pertama kabar Ahok akan menikah pascaca-bercerai dari Veronica Tan, Prasetyo menyebutkan sosok perempuan yang mampu merebut hati Ahok adalah Bripda Puput Nastiti Devi.

Rumah Aiptu Teguh Sriyono (50), ayahanda Bripda Puput Nastiti Devi di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, ramai didatangi awak media, Sabtu (19/1/2019). Menurut Teguh Sriyono, dirinya harus selalu siap melayani pertanyaan awak media seputar rencana pernikahan putrinya dengan Ahok. Adapun kabar pernikahan Bripda Puput dengan Ahok akan dihelat pada 15 Febuari 2019.

“Sampai sekarang udah banyak yang samperin saya, wartawan ya nanyain tentang si Puput ke saya,” kata Teguh saat ditemui di rumahnya. Teguh hanya bisa memberikan jawaban yang sama atas pertanyaan-pertanyaan itu

“Jawabannya ya sama aja, nanti saja ya dengan Puput nya langsung,” kata dia.

Teguh sendiri masih belum bisa memberikan pernyataan seputar rencana pernikahan putrinya dengan Ahok sebagaimana yang diungkapkan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.

“Nanti saja sama Puput ya,” imbuhnya.

Lantas, awak media pun berusaha mencoba untuk mengonfirmasi perihal rencana pernikahan Ahok dengan Bripda Puput kepada Ketua RT tempat tinggal Puput, Nur Cahyono. Cahyono menepis kabar rencana pernikahan warganya tersebut.

Pasalnya, hingga saat ini, dia belum menerima surat N1 (surat keterangan untuk menikah), N2 (surat keterangan asal usul), serta surat N4 (surat keterangan orang tua) yang merupakan salah syarat melangsungkan pernikahkan dari pihak keluarga Puput

“Harus ada surat N1, N2, dan N4, apalagi Puput seorang polisi harus ada surat izin juga dari Polda, kalau polisi kan harus ada izin dari komandannya dulu, ini saja enggak ada, belum masuk surat satu pun,” ujarnya.

Cahyono pun mengaku tidak mengetahui kabar rencana pernikahan Bripda Puput dengan Ahok. Apalagi, selama ini Bripda Puput di mata tetangganya dikenal sebagai pribadi yang tertutup.

“Ketemu Puput juga jarang-jarang, terlihat tertutup orangnya,” ujarnya. Bripda Puput merupakan perempuan kelahiran Nganjuk, Jawa Timur, 1997. Namun, dia bersama adiknya tumbuh besar di Depok, Jawa Barat.

“Asli sini orang sini, ya dia ( Bripda Puput) baik sih jarang ketemu tapi saya. Tapi, sama orang tuanya bukan kenal lagi, saya kenal banget malah,” ungkap Cahyono.

Dari data yang dimilikinya, Bripda Puput tercatat merupakan anak sulung dari dua bersaudara. Tidak hanya Bripda Puput yang berparas cantik, Cahyono menilai adik Bripda Puput yang bernama Bagas juga berparas rupawan.

“Dua bersaudara mereka, setahu saya Puput anak pertama, adiknya anak kedua masih SMA, ganteng adiknya, Bagas namanya, sekolahnya dekat Kalisari,” ujarnya.

“Mereka sosialisasi kok, keluarganya ya. Ayahnya polisi, tapi ibunya biasa kok, ibu rumah tangga,” kata Cahyono perihal orang tua Puput.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)