Jakarta – Mengenai tuduhan Andi Arief mengenai dalang Indonesia Barokah yang ditujukan kepada dua tokoh politik pendukung capres petahana, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengimbau sebaiknya tidak ada saling tuding terkait tabloid tersebut.

Moeldoko Sesalkan Tuduhan Andi Arief Terkait Otak Tabloid "Indonesia Barokah"

Saat dikonfirmasi di Istana Kepresidenan kemarin Senin, Moeldoko menuturkan bahwa “Saya pikir jangan saling tuduh. Kita sudah mendekati hari pemilihan. Saya pikir kita jangan menciptakan situasi yang saling tuduh menuduh,”

“Saya pikir polisi punya upaya untuk membongkar semuanya,” lanjutnya.

“Jadi serahkan kepada kepolisian, karena nanti menjadi saling lempar-lemparan. Aparat penegak hukum harus melakukan langkah-langkah agar tidak ada kecurigaan yang berujung pada saling nggak sehat lah,” kata mantan Panglima TNI ini.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, Andi Arief sempat berkata bahwa ada kemungkinan politik soal siapa otak di balik beredarnya tabloid Indonesia barokah. Ia enyebut nama-nama dari kubu capres petahana Joko Widodo.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)