Home > Travel & Kuliner > Senjata Kapak Wiro Sableng Ternyata Disimpan di Musium Malaysia

Senjata Kapak Wiro Sableng Ternyata Disimpan di Musium Malaysia

Kuala Lumpur – Pagi pecinta komik tokoh Wiro Sableng pasti mengenal dengan baik senjata kapak bermata kembar yang bisa dipakai Wiro Sableng.

Senjata Kapak Wiro Sableng Ternyata Disimpan di Musium Malaysia

Kapak tersebut ternyata memang benar-benar ada dan kini tersimpan di Muzium Negara Malaysia, di Jalan Damansara, Kuala Lumpur, Malaysia.

Di dalam keterangannya tertulis, “Wiro Sableng: Senjata yang berbentuk tombak ini berusia lebih dari 100 tahun. Bahagian pangkalnya berbentuk seperti mata kapak dan bersarung. Digunakan dalam adat istiadat diraja di Tanah Jawa”.

Memang menarik, karena senjata yang disebut biasa digunakan di Jawa itu ternyata tersimpan di Muzium Negara Malaysia.

Apakah memang dulunya Bastian Tito, pengarang Wiro Sableng, mendapat inspirasi cerita dari senjata kapak ini?

Senjata Kapak Wiro Sableng Ternyata Disimpan di Musium Malaysia

Muzium Negara Malaysia pertama kali dibangun pada tahun 1906, namun kemudian hancur saat Perang Dunia II tahun 1945. Pemerintah Malaysia kemudian membangun ulang musium ini pada 1959-1963.

Museum ini terdiri dari 2 lantai, yang terbagi ke dalam 4 galeri, yakni Galeri A untuk sejarah awal, Galeri B kerajaan-kerajaan Melayu, Galeri C era colonial, dan Galeri D untuk Malaysia masa kini.

Kapak Wiro Sableng sendiri terletak di Galeri B area B2 yaitu kerajaan-kerajaan Melayu di Nusantara.

Selain kapak Wiro Sableng, di galeri ini juga tersimpan koleksi artefak kuno berupa perhiasan dan persenjataan.

Musium ini dibuka setiap hari mulai pukul 09.00-18.00 waktu setempat. Setiap pengunjung dikenai tiket senilai RM 5 (Rp 17.300) untuk dewasa dan RM 2 (Rp 6.900) untuk anak-anak.
(samsularifin – harianindo.com)

x

Check Also

Beberapa Destinasi Wisata Ini Punya Kepercayaan tentang Cinta

Beberapa Destinasi Wisata Ini Punya Kepercayaan tentang Cinta

Jakarta – Keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia secara tidak langsung menghasilkan kepercayaan-kepercayaan tersendiri yang berkembang ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135