Jakarta – Salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) akhirnya sampai juga ke tangan Buni Yani. Karena salinan telah sampai maka bisa dikatakan bahwa kasusnya telah inkrah.

Buni Yani Menyebut Dirinya Bakal Masuk Penjara 1 Februari

Saat ditemui di kantor DPP Gerindra kemarin, Buni Yani berkata bahwa “(Kasus saya) sudah inkrah. Hari ini saya mendapatkan salinan dari Mahkamah Agung yang mengatakan ada dua keputusannya bahwa, satu, kasasi saya ditolak dan kasasi itu jaksa penuntut umum, karena dua-duanya mengajukan kasasi, itu ditolak. Jadi dua-duanya ditolak. Yang kedua, membayar Rp 2.500 untuk membayar (biaya) perkara,”

“Dua hari yang lalu saya sudah mendapatkan panggilan dari Kejaksaan Negeri Depok, akan dilakukan eksekusi. Saya masuk penjara tanggal 1 Februari, hari Jumat lusa,” jelasnya.

Putusan penolakan kasasi Buni Yani sebetulnya diketuk pada 22 November 2018. Namun Buni Yani tidak juga dieksekusi karena salinan putusan kasasi dari MA belum dikirimkan.

Buni Yani divonis 18 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Bandung. Buni Yani dinyatakan bersalah melanggar Pasal 32 ayat Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)