Jakarta – Adi Prayitno selaku dosen dan pengamat politik mengungkapkan penilaiannya bahwa ada kecurigaan dari PA 212 terkait bergabungnya Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok ke PDIP karena ingin balas dendam. Dirinya mendapatkan penilaian demikian usai berdiskusi dengan alumni PA 212 Novel Bamukmin.

Novel Bamukmin : "Semoga PDIP Bisa Membina Ahok Dengan Baik"

Hal ini akhirnya direspon oleh Novel Bamukmin yang mana dirinya menjelaskan bahwa “Sebenarnya sih bergabungnya BTP ke PDIP adalah hal biasa biasa saja karena BTP kan sudah yang keempat kalinya masuk partai yang sebelumnya di Partai Pembaharuan Indonesia, Golkar, Gerindra, dan sekarang PDIP. Saya melihat di PDIP sangat cocok bergabungnya BTP karena ada persamaan karakter sehingga Ahok bisa lebih mengasah dirinya di PDIP,”

Novel mengaku hanya khawatir sembari berharap Ahok tak balas dendam terhadap kasus yang pernah menimpanya.

“Saya hanya mengkhawatirkan semoga bergabungnya BTP ini tidak menjadi ajang balas dendam atas masalah yang pernah terjadi dengan kasus hukum BTP ini. Semoga PDIP bisa membina BTP dengan baik agar BTP tidak kembali membuat kegaduhan dan kekisruhan negara ini,” sebut Novel.

“Saya berharap tidak balas dendam dan tidak bikin gaduh lagi terhadap bangsa dan negara ini,” ucapnya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)