Jakarta – Belakangan ini, desakan demi desakan agar harga tiket pesawat diturunkan, masih terus bermunculan. Khususnya, desakan dari beberapa kelompok masyarakat yang mengalami kerugian dari kebijakan tersebut.

Dua Maskapai Penerbangan Ini Diminta Untuk Turunkan Harga Tiket Secepatnya

Pemerintah pun telah beberapa kali mengusahakan penurunan harga tiket pesawat. Bahkan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi baru-baru ini mengimbau agar pihak maskapai seperti Garuda dan Lion Air menurunkan harga tiketnya. Pihak Maskapai diharapkan dapat menurunkan harga tiket pada minggu ini.

“Ya diusahakan minggu ini (deadline penurunan harga tiket). Saya akan minta juga (penurunan harga tiket Lion Air),” Budi Karya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Menhub menjelaskan bahwa seharusnya kenaikan harga tiket pesawat tak lebih dari 20 persen. Lebih lanjut, Budi Karya mengaku bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah sudah termasuk mempertimbangkan kepentingan semua pihak yang terkait. Oleh karena itu, kepentingan semua pihak bisa terakomodasi.

“Kalau dibahas naik itu 10-20 persen. Kalaupun naik. Ini korporasi, kita enggak boleh intervensi. Biar mereka yang kalkulasi. Itu angka tahun lalu. Jadi kalau naik batas maksimal segitu,” jelasnya.

“Balance. Jadi kira pikirkan semuanya. Airlines dipikirkan, tapi masyarakat juga,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku kaget dengan naiknya harga tiket pesawat yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Apalagi, hal itu turut berpengaruh pada industri pariwisata.

“Berkaitan dengan harga tiket pesawat, saya terus terang kaget,” kata Jokowi.

Padahal, pariwisata di Indonesia yang dianggap menjanjikan dapat dimaksimalkan potensinya jika didukung transportasi udara dengan biaya terjangkau.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)