Jakarta – Sebuah hasil survei baru-baru ini dirilis oleh Celebes Research Center (CRC). Berdasar hasil survei tersebut, elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin lebih unggul dengan selisih 20% dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Terkait hasil survei tersebut, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf tak ingin berpuas diri.

TKN Senang Dengan Peningkatan Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf

“Tentu hasil ini tak membuat kami puas. Kami akan terus memacu meningkatkan elektabilitas kami agar mencapai target yang kami inginkan, yaitu 70%,” ujar juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Minggu (10/2/2019).

Politikus dari Partai Golkar tersebut, mengatakan bahwa pihaknya masih harus bekerja keras untuk terus meningkatkan elektabilitasnya. Khususnya, untuk menggaet suara dari pemilih yang belum memutuskan.

“Masih banyaknya tersisa undicided voters dan menghadapi empat kali debat ke depan membuat kami harus bekerja lebih keras agar suara yang belum menentukan pilihan bisa memilih pasangan kami,” katanya.

“Kami masih harus kerja keras agar semburan hoax dengan penggunaan metode mirip firehose of falsehood di kalangan akar rumput dan serangan kubu 02 atas berbagai isu yang ditujukan ke pasangan kami dapat kami tangkal. Kami akan terus bekerja di sisa dua bulan lebih menjelang pemilihan 17 April nanti,” imbuh Ace.

Meski begitu, Ace mengatakan bahwa pihaknya semakin yakin dengan elektabilitas dan suara dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf. Terlebih lagi, hasil survei dari berbagai lembaga survei selalu mengunggulkan Jokowi-Ma’ruf.

“Hasil survei Celebes Research Center (CRC) ini semakin mengukuhkan pasangan Jokowi-Kiai Ma’ruf semakin tak tertandingi. Ini menambah deretan beberapa lembaga survei yang kredibel dan memiliki rekam jejak yang teruji validitasnya, yang mengunggulkan pasangan kami,” ujar Ace.

Sebelumnya, Celebes Research Center (CRC) merilis survei elektabilitas dari kedua pasangan calon presiden menjelang Pilpres 2019. Hasilnya, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin lebih unggul daripada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Survei dilakukan dalam rentang waktu 23-31 Januari 2019 terhadap 1.200 responden dengan metode penarikan sampel multistage random sampling. Margin of error sruvei sebesar +/- 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95,0%.

Sampel berasal dari 34 provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara tatap muka langsung (face to face) dengan menggunakan kuesioner oleh pewawancara yang sudah terlatih. Adapun quality control survei sebesar 20%.

“Elektabilitas calon presiden kalau pertanyaan spontan kalau pemilihan berlangsung hari ini, kalau Pak Jokowi 56,1%, Pak Prabowo 31,7%. Tidak tahu atau tidak menjawab 12,2%,” kata Direktur Eksekutif Celebes Research Center, Herman Heizer, di restoran Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (10/2/2019).

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)