Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan mengungkapkan prihatin dengan situasi yang menimpa Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang untuk saat ini tak bisa langsung turun ke lapangan menemui masyarakat saat istrinya tengah berjuang mengatasi kanker darah.

Hinca Pandjaitan Ungkapkan Prihatin dengan Situasi SBY

Peran SBY di Partai Demokrat pun, untuk sementara waktu, diserahkan kepada Hinca. “Teman-teman, situasi di Partai Demokrat tentu kami prihatin, karena Pak SBY tidak bisa langsung bersama-sama kami. Tetapi saya sudah terus berkomunikasi dengan beliau, terakhir kemarin, dua kali plus bertemu, kegiatan partai jalan terus,” kata Hinca di gedung DPR, Jakarta, Rabu 13 Februari 2019.

Ia menambahkan, semua Ketua DPD seluruh Indonesia datang ke Kantor DPP Demokrat kemarin. Mereka selama dua jam lebih membicarakan tentang persiapan dan taktis untuk dua bulan ke depan. “Terutama bagaimana di dapil masing-masing dan saksi-saksi dan semua ini adminintratif dan bisa saya kendalikan, bisa saya jalankan. Pak SBY meminta saya untuk mengendalikan ini, dan kami jalankan semua,” kata Hinca.

Terkait dengan pemenangan Prabowo-Sandiaga, SBY juga menyampaikan pesan. “Beliau sampaikan semua tim terbaik dari DPP yang ada di BPN melakukan pekerjaannya sebaik-baiknya. Posisi dan pesan Pak SBY sampaikan kepada Pak Prabowo dan Sandi nanti waktu debat, mudah-mudahan tampil lebih baik lagi,” kata Hinca.

Baca juga: KPK : M. Faisal terima Suap Rp 670 Juta untuk Pengesahan LPJP APBD Sumut

Ia memastikan, SBY dan keluarga saat ini akan fokus pada pemulihan kesehatan Ani Yudhoyono. SBY pun meminta agar kader-kadernya melakukan tugasnya.

“Beliau fokus di Singapura dan saya juga berkomunikasi juga dengan Pak Prabowo dan ingin juga mengunjungi, membesuk atau dua hari ini. Kita lihat dan mungkin mereka bertemu langsung nanti sambil lihat perkembangannya,” kata Hinca. (Tita Yanuantari – harianindo.com)