Jakarta – Tak mau tertinggal langkah lebih jauh dari pihak eksternal, Satgas Antimafia Bola, PSSI siap bergerak untuk memberantas praktik kotor tersebut di “wilayahnya”. Lewat Komite Ad Hoc, PSSI telah memetakan hal-hal apa saja yang bisa mencegah match fixing.

PSSI Sudah Siapkan Cara untuk Mengantisipasi Pengaturan Skor

PSSI

Menurut Penasihat Komite Ad Hoc, Badrodin Haiti, banyak cara yang bisa diupayakan agar pengaturan skor tak meluas di sepak bola Tanah Air.

“Pencegahan banyak yang bisa dilakukan nantinya. Diantaranya ada rewarning sistem. Artinya pendeteksian terhadap pelanggaran-pelanggaran di dalam permainan sepak bola,” kata eks Kapolri periode 2015-2016 itu pada Rabu (13/9/2019).

“Kemudian yang kedua tentu pengamatan di dalam pertandigan sepak bola itu sangat penting. Pengawasan dilakukan baik di Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Jelas disampaikan bahwa kami akan zero tolerance terhadap bentuk pelanggaran,” ucap Badrodin lagi.

Menurutnya, pendeteksian yang akan dilakukan PSSI bisa melalui sistem, orang, dan teknologi. Komite Ad Hoc pun bakal menampung aduan dari masyarakat soal match fixing.

“Tentunya ada aplikasi untuk pengaduan. Kami ingin masyarakat semuanya mendukung langkah tim ini untuk memperbaiki sepak bola,” ujar Ahmad Riyadh, Ketua Komite Ad Hoc.

Lantas, seperti apa bentuk koordinasi nantinya dengan Satgas Antimafi yang sudah dulu bergerak dalam memberantas match fixing? Menurut Badrodin, terkait hal itu masih dalam perumusan.

“Komunikasi lisan sudah. Nanti kami akan bentuk tertulis. Dari Komite Ad Hoc akan berkirim surat audiensi kepada Kapolri dan tentunya dengan Satgas untuk menyamakan persepsi tentang perbaikan sepak bola kita kedepan,” ujarnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)