Home > Ragam Berita > Nasional > Kubu Prabowo Pastikan Tak Punya Kaitan Dengan Indomatrik

Kubu Prabowo Pastikan Tak Punya Kaitan Dengan Indomatrik

Jakarta – Lembaga survei Indomatrik menjadi perbincangan banyak orang lantaran merilis hasil survei yang berbeda dari lembaga survei yang lainnya. Indomatrik sendiri diketahui tak masuk dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi).

Kubu Prabowo Pastikan Tak Punya Kaitan Dengan Indomatrik

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno

Direktur Riset Indomatrik, Husin Yazid juga pernah bermasalah di Pilpres 2014. Saat itu Yazid merupakan Direktur Eksekutif Puskaptis, lembaga survei yang dituding manipulatif karena hasil quick countnya memenangkan Prabowo-Hatta Rajasa, meleset dari real count KPU yang memenangkan Jokowi-Jusuf Kalla.

Kini Indomatrik merilis hasil survei kembali dan hasilnya pun berbeda dari lembaga survei lainnya. Hasil survei Indomatrik yang baru saja dirilis memenangkan pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Padahal menurut lembaga survei lainnya, pasangan calon nomor urut 1 Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih lebih unggul. Tak sedikit pihak yang beropini bahwasanya lembaga Indomatrik ada hubungan dengan pihak Prabowo-Sandiaga.

Baca juga : Berjalan Lancar, Ini Janji Prabowo di Debat Pilpres Putaran Kedua

Mendengar hal itu, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Andre Rosiade angkat bicara. Andre mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Bahkan Andre dengan tegas membantah bahwa pihaknya sama sekali tidak memiliki hubungan dengan Indomatrik.

“Saya ingin tegaskan Indomatrik tidak ada hubungan sama sekali dengan BPN Prabowo-Sandi. Karena kami tidak menyewa jasa konsultan atau lembaga survei dari eksternal karena kami menggunakan dari Internal,” kata Andre saat ditemui di Jakarta, Sabtu (16/02/2019).

Meski begitu, Andre pun menyebut lembaga-lembaga survei yang hasilnya menunjukkan keunggulan Jokowi sebagai partisan. Andre lantas menyinggung mengenai hasil yang disebutkan Indomatrik pada saat Pilkada DKI 2017 silam.

“Mengenai hasil survei yang meleset di Pilpres 2014, kita juga tahu lembaga-lembaga survei yang sekarang menyatakan Pak Jokowi unggul 20% adalah lembaga-lembaga survei yang menyatakan Ahok juga unggul di 2017,” jelasnya.

“Mengenai hasil survei yang meleset di Pilpres 2014, kita juga tahu lembaga-lembaga survei yang sekarang menyatakan Pak Jokowi unggul 20% adalah lembaga-lembaga survei yang menyatakan Ahok juga unggul di 2017,” sambung Andre.
(MUspri-harianindo.com)

x

Check Also

Inilah Alasan Wiranto Lakukan Pembatasan Fitur Medsos

Inilah Alasan Wiranto Lakukan Pembatasan Fitur Medsos

Jakarta – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wirantomengklaim pemerintah memiliki landasan hukum untuk membatasi ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135