Jakarta – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok meminta masyarakat untuk berhenti membuat spekulasi mengenai kehidupan pribadinya.

Ahok Imbau Masyarakat Tidak Lagi Membuat Spekulasi Terkait Privasinya

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Menurut Ahok, setiap tindakan yang ia lakukan cukup Tuhan dan ibunya saja yang tahu. “Saya tidak perlu memberikan bukti-bukti pada saudara, kenapa saya melakukan suatu perceraian atau suatu pernikahan. Itu kehidupan pribadi saya,” ujar Ahok dalam sebuah video yang ia unggah di akun Youtube miliknya, Panggil Saya BTP, Rabu (27/2/2019).

Spekulasi yang Ahok maksud adalah tudingan-tudingan negatif kepada dirinya, keluarga, dan Bripda Puput Nastiti Devi atau PND. Ahok tak merinci tudingan negatif seperti apa yang ia dapatkan. Namun, ia sempat menyinggung mengenai harta gono-gini hasil perceraiannya dengan Veronica Tan dan komunikasi Ahok dengan anak-anaknya.

Ahok juga mengatakan setiap tindakannya telah melalui pertimbangan etika. Ia mengistilahkannya dengan “lesser evil necessary evil”. “Saya mengerti tindakan saya dengan baik. Saya sudah umur 52 tahun. Saya bukan anak kecil kemarin,” kata Ahok.

Hingga saat ini, video yang baru diunggah Ahok sejak satu hari kemarin itu telah ditonton oleh 400 ribu lebih warganet dan mendapat suka hingga 24 ribu.

Komentar masyarakat terhadap pernyataan Ahok juga terlihat di video tersebut. Seperti misalnya komentar yang menyetujui pernyataan Ahok dan meminta masyarakat tak mencampuri kehidupan pribadi Ahok.

Baca juga: Luhut Beberkan Kisahnya Selama Berkarier

“People.. please mind your own business!” ujar akun Cherly Mengko

Ada pula yang meminta Ahok untuk menceritakan kehidupannya di dalam penjara untuk menginspirasi masyarakat. “Saya cuman menunggu anda menceritakan pengalaman inspiratif anda di penjara pak…terima kasih,” ujar akun Diend Zayn. (Tita Yanuantari – harianindo.com)