Jakarta – Usai menangkapnya beberapa waktu lalu, pihak kepolisian kali ini menjelaskan bahwa Ramyadjie Priambodo sudah membobol ATM sejak 2018. Ramyadjie melakukan aksinya dengan menyamar sebagai perempuan.

Saat Melakukan Aksinya, Ramyadjie Priambodo Menyamar Sebagai PereSaat Melakukan Aksinya, Ramyadjie Priambodo Menyamar Sebagai Perempuan Berhijabmpuan Berhijab

Saat melakukan konferensi pers siang tadi, Kombes Argo Yuwono menuturkan bahwa “Dia gunakan itu seperti hijab ada tutupnya itu seperti perempuan, sehingga kalau dilihat dari CCTV itu seperti perempuan,”

“Ada (barang bukti) masker juga ada, ada kerudung seperti hijab saat dia gunakan saat dia mengambil ATM di bilangan Jakarta di daerah Tangsel dan Jaksel,” jelas Argo.

Polisi telah menyita barang bukti terkait penyamaran Ramyadjie itu. Barang bukti itu ditemukan di rumahnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Modusnya adalah dengan menggandakan data kartu ATM nasabah dengan kartu ATM palsu atau disebut skimming. Dengan kartu ATM palsu yang berisi data nasabah lain itu, pelaku bisa melakukan transaksi.

“Kita juga dapatkan satu kartu ATM dari salah satu bank nasional, satu lagi juga dari bank nasional, jadi ada dua kartu ATM. Kita juga dapatkan laptop dan dua kartu putih, itu kartu yang sudah ada isi datanya, maksudnya data-data pemilik rekening bank, kemudian ada HP,” papar Argo.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)