Home > Ragam Berita > Nasional > Mahfud MD Akui Geram dengan Berita Bohong dan Hoaks

Mahfud MD Akui Geram dengan Berita Bohong dan Hoaks

Jakarta – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, geram dengan keberadaan berita bohong atau hoaks. Dia bahkan menyebut pelaku penyebar hoaks bisa diganjar undang-undang terorisme.

Mahfud MD Akui Geram dengan Berita Bohong dan Hoaks

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, mengatakan ucapan Wiranto belum tertera dalam undang-undang.

“Saya belum menemukan dalilnya. Saya cari-cari sih teroris itu kan satu tindakan kekerasan. Enggak tahu ya kalau Pak Wiranto, tim ahli hukumnya menemukan pembuat hoaks dianggap teroris ya silakan,” kata Mahfud di Hotel Treva, Jakarta Pusat, Minggu (24/3/2019).

Dia mengatakan hoaks maupun terorisme sama-sama membahayakan masyarakat. Namun, setiap tindak pidana, miliki definisi dan unsurnya masing- masing.

Lebih lanjut, sejatinya Mahfud setuju dengan apa yang dikatakan Wiranto. Dia sepakat berita bohong berbahaya, dan pelakunya harus dipidana. “Tapi bila hoaks itu berbahaya, iya. Dan hukumannya bisa 10 tahun penjara,” ujar Mahfud.

Sebelumnya, Wiranto geram dengan marak dan masifnya penyebaran berita bohong atau hoaks. Ia menilai pelaku penyebar hoaks tak ubahnya seperti teroris yang sama menimbulkan keresahan dan ketakutan di tengah-tengah masyarakat.

“Terorisme itu kan menimbulkan ketakutan di masyarakat. Kalau masyarakat diancam dengan hoaks untuk tidak ke TPS, itu sudah terorisme,” ujar Wiranto. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Soal Jabatan Sandiaga, Fadli Zon : "Dia Wakil Presiden, Kok Jadi Wagub"

Soal Jabatan Sandiaga, Fadli Zon : “Dia Wakil Presiden, Kok Jadi Wagub”

Jakarta – Fadli Zon ikut komentari isu mengenai Sandiaga Uno yang akan kembali menjabat sebagai ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135