Lugano – Jorge Lorenzo punya julukan Por Fuera yang berarti orang luar dalam bahasa Spanyol. Istilah tersebut kerap disamakan dengan pemberontak atau orang yang tidak taat pada aturan. Karakter tersebut diakui sendiri oleh sang pembalap Repsol Honda.

Jorge Lorenzo Akui Punya Karakter Pemberontak

Lorenzo

Pembalap berusia 31 tahun itu mengakui kalau dirinya adalah seorang yang punya karakter kuat. Kepribadian tersebut terbentuk dari didikan keras sang ayah, Chico Lorenzo. Jorge juga tak ragu melakukan hal yang dianggap tabu bagi pembalap lain, yakni mengakui ketakutan.

Pria asal Spanyol itu mengisahkan, dirinya pernah dianggap aneh oleh para pembalap lain di grid karena mengaku takut naik motor lagi usai serangkaian kecelakaan. Kondisi tersebut terjadi di musim debutnya pada MotoGP 2008 di mana Lorenzo kerap terjatuh.

“Saya lebih senang melihat diri sendiri sebagai seorang pemberontak, sebagai seseorang yang tidak membiarkan dirinya dituntun oleh peraturan dan hanya memikirkan apa yang terbaik atau yang diinginkannya,” tutur Jorge Lorenzo sebagaimana diberitakan Speedweek pada Senin (26/3/2019).

“Saya adalah sedikit dari beberapa pembalap yang mengakui rasa takut. Ketika saya terjatuh 4-5 kali beruntun, kepala saya terbentur dengan keras hingga tidak mengingat apapun selama beberapa hari. Saya kemudian mengatakan kepada diri sendiri, ‘Kalau terus begini, saya bisa mati,’” tukas pembalap bernomor motor 99 itu.

Lorenzo mengatakan, beberapa pembalap waktu itu terkejut dengan kejujurannya. Pun begitu, ia mengakui kalau kejujuran tidak banyak membantunya saat mengaspal. (Tita Yanuantari – harianindo.com)