Jakarta – Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet berharap Pemilihan Umum 2019 dapat berjalan dengan damai.

Inilah Harapan Ratna Sarumpaet untuk Pemilu 2019

“Mudah-mudahan damai, baik-baik aja semua,” tutur Ratna usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Selasa (9/4/2019).

Saat ditanya awak media mengenai pilihan presiden dan wakil presiden, Ibunda Atiqah Hasiholan ini kembali mengacungkan salam dua jari. Diketahui salam dua jari sangat identik dengan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

“Ya tetaplah (sambil berpose salam dua jari-red),” kata Ratna.

Ratna pernah menjadi bagian dari Badan Pemenangan Nasional (BPN), Prabowo-Sandi. Ia menempati jabatan sebagai juru kampanye nasional. Namun, ia copot usai kasus hoaks dirinya dianiaya sejumlah orang.

Kasus hoaks Ratna Sarumpaet bermula dari foto lebam wajahnya yang beredar luas di media sosial. Sejumlah tokoh mengatakan Ratna dipukuli orang tidak dikenal di Kota Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Ratna Tampik Keterangan dari Ruben Marey di Persidangan

Tiba-tiba Ratna mengklarifikasi kalau berita penganiayaan terhadap dirinya itu bohong. Ratna mengaku mukanya lebam setelah menjalani operasi plastik. Akibatnya, hampir seluruh masyarakat tertipu olehnya.

Dalam perkara ini Ratna Sarumpaet didakwa melanggar Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau dakwaan kedua Pasal 28 Ayat (2) juncto 45A Ayat (2) UU 19/2016 tentang Perubahan atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ratna didakwa telah membuat keonaran melalui berita bohong yang dibuatnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)